Dokter Lakukan Operasi Caesar dalam Keadaan Mabuk, Ibu dan Bayinya Meninggal Dunia

Akibatnya, bayi yang ditangani sang dokter meninggal dunia tak lama setelah dilahirkan disusul sang ibu.

Dokter Lakukan Operasi Caesar dalam Keadaan Mabuk, Ibu dan Bayinya Meninggal Dunia
Thinkstockphotos.com
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Seorang dokter di negara bagian Gujarat melakukan operasi caesar saat sedang mabuk.

Akibatnya, bayi yang ditangani sang dokter meninggal dunia tak lama setelah dilahirkan disusul sang ibu.

Dokter senior tersebut pun kini ditahan akibat keteledorannya.


Dilansir dari Kompas.com, dr PJ Lakhani adalah seorang dokter senior dengan pengalaman panjang dan sudah bekerja di rumah sakit pemerintah RS Sonavala selama 15 tahun.

Pada Senin (26/11/2018) malam, seorang perempuan bernama Kamini Chachi dibawa ke rumah sakit itu karena akan melahirkan.

Setibanya di rumah sakit, Kamini diputuskan harus menjalani operasi caesar yang ditangani dokter Lakhani.

Media lokal mengabarkan, setelah menunggu di luar operasi keluarga pasien mendapat kabar dokter tak bisa menyelamatkan nyawa si bayi sementara sang ibu mengalami pendarahan berat.

Keluarga Kamini kemudian memutuskan membawa perempuan itu ke rumah sakit swasta tetapi dia meninggal dunia dalam perjalanan.

Ibu yang Menangis Saat Konvoi Persib Pernah Terjebak Dua Jam di Stadion Gara-gara Rusuh

Kepada BBC, polisi mengatakan dokter Lakhani meminta bantuan karena khawatir keluarga pasien akan menyerangnya.

Namun, saat polisi tiba di rumah sakit mereka menemukan Lakhani dalam kondisi mabuk.

"Kami mengetahui ternyata dia dalam kondisi mabuk saat menjalani operasi sehingga kami menahannya," kata perwira polisi HR Goswani.

Sementara itu, manajemen rumah sakit langsung membentuk tim untuk melakukan investigasi kasus ini.

Presiden Ukraina Telah Tanda Tangani UU Darurat, Reaksi Atas 3 Kapalnya Ditembak dan Ditahan Rusia

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved