Pangandaran Diajukan Jadi Unesco Global Geopark, Agar Jadi Objek Wisata Kelas Dunia

Pangandaran diajukan menjadi Unesco Global Geopark (UGG). Targetnya tahun depan Pangandaran jadi UGG.

Pangandaran Diajukan Jadi Unesco Global Geopark, Agar Jadi Objek Wisata Kelas Dunia
Tribun Jabar/Andri M Dani
Suasana di kawasan Pangandaran beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pantai Pangandaran akan diajukan menjadi Unesco Global Geopark (UGG) untuk bisa memicu perkembangan di bidang pariwisata, terutama untuk menjadikannya sebagai objek wisata berkelas dunia.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, mengatakan objek wisata berkelas internasional harus memiliki tiga syarat, yakni akses transportasi, akomodasi, dan atraksi.

Transportasi untuk Pangandaran dilakukan dengan reaktivasi jalur kereta Banjar-Pangandaran, pelebaran jalan, dan pengembangan Bandara Nusawiru.

Pengadaan fasilitas dan akomodasi, katanya, dilakukan dengan pengajuan 200 hektare lahan di Pantai Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus. Fasilitas seperti hotel, restoran, dan fasilitas lainnya dapat didirikan dengan perizinan yang mudah dan bantuan infrastruktur.

Suasana di Pangandaran beberapa waktu lalu.
Suasana di Pangandaran beberapa waktu lalu. (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Sedangkan atraksi, katanya, dapat dilakukan dengan mengajukan Pantai Pangandaran menjadi Unesco Global Geopark seperti Palabuhanratu-Ciletuh. UGG ini akan meliputi kawasan wisata geologis yang kaya akan flora dan fauna, juga budaya lokal.

"Kami sepakat akan menjadikan Pangandaran sebagai UGG. Targetnya tahun ini proposal pengajuan UGG jadi. Dan semoga pada 2019 bisa jadi UGG," kata Arief Yahya dalam sebuah diskusi di Pangandaran, Rabu (28/11/2018).

Arief Yahya mengatakan pengajuan Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus ini dapat sangat membantu perkembangan Pangandaran menjadi kawasan wisata unggulan berstandar internasional, termasuk membantu pengajuannya jadi UGG.

Arief Yahya berharap Pangandaran dapat menjadi seperti Bali di masa depan, yang dikunjungi banyak wisatawan mancanegara dan menghasilkan banyak devisa dari pariwisata dan perdagangan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved