Ini Alasan KPU Kota Cirebon Masukan Orang Gila Masuk DPT, Berhak Memilih dan Dipilih

KPU Kota Cirebon punya alasan mengapa memasukkan penderita gangguan jiwa masuk DPT. Secara hukum mereka berhak dipilih dan memilih.

Ini Alasan KPU Kota Cirebon Masukan Orang Gila Masuk DPT, Berhak Memilih dan Dipilih
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi (ketiga dari kanan). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon memasukkan 134 penderita gangguan jiwa dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, mengatakan, hal itu sesuai amanat PKPU Nomor 11 Tahun 2018.

"Di aturan itu disebutkan bahwa semua orang yang memiliki kartu identitas, termasuk penyandang gangguan mental, harus dimasukkan dalam DPT," kata Didi Nursidi saat ditemui di KPU Kota Cirebon, Rabu (28/11/2018).

Karenanya, setiap warga negara yang sudah berusia 17 tahun atau telah menikah, secara hukum berhak dipilih dan memilih, termasuk orang yang mengalami gangguan mental atau penderita gangguan jiwa.

Pasalnya, hak pilih seseorang yang sedang terganggu jiwanya juga tetap tidak hilang.

"Sesuai ketentuan, penderita gangguan jiwa tetap punya hak pilih," ujar Didi Nursidi.

134 Orang Gila di Kota Cirebon Masuk Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu 2019

Namun, kata Didi Nursidi, nantinya bagi orang yang mendapat surat keterangan mengidap gangguan mental dari dokter jiwa akan langsung dicoret dari DPT.

Jika sampai hari pencoblosan penderita gangguan jiwa yang masuk DPT itu tidak mendapat surat keterangan dokter jiwa, maka dipastikan orang tersebut memiliki hak pilih.

Ilustrasi Partai politik
Ilustrasi Partai politik (tribunnews)

Jumlah penderita gangguan jiwa itu tersebar secara merata di lima kecamatan Kota Cirebon.

Di Kecamatan Kejaksan 20 orang, Kecamatan Lemahwungkuk 31 orang, Kecamatam Harjamukti 31 orang, Kecamatan Pekalipan 31 orang, dan Kecamatan Kesambi 21 orang.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved