Baliho Anak Bupati Bandung Barat Pun Dicabut oleh Satpol PP, Banyak Pelanggaran Pemasangan APK

Pencabutan APK ini, kata Rini tak tebang pilih termasuk APK milik Rian Firmansyah, yang tak lain adalah anak Bupati Bandung Barat, Aa Umbara

Baliho Anak Bupati Bandung Barat Pun Dicabut oleh Satpol PP, Banyak Pelanggaran Pemasangan APK
tribunnews
Ilustrasi Partai politik

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencabut sejumlah alat peraga kampanye (APK) para calon anggota legislatif (caleg), calon presiden dan wakil presiden, serta partai politik, Rabu (28/11/2018).

Satpol PP membersihkan APK bersama Bawaslu, Panwas Kecamatan, dan Kasidaltrantrib Kecamatan, di sepanjang Padalarang-Ngamprah.

Menurut Kasatpol PP KBB, Rini Sartika, APK yang dibersihkan terpasang di kawasan terlarang, seperti pohon, tiang listrik, jalan protokol, tembok sekolah, pagar, dan tembok kantor pemerintah.

"Bawaslu juga sudah memberi imbauan ke para pemilik APK agar pemasangan sesuai aturan. Tapi, tidak ada kesadaran yang akhirnya kami tindak tegas turunkan paksa," katanya di kantornya.

Pencabutan APK ini, kata Rini tak tebang pilih termasuk APK milik Rian Firmansyah, yang tak lain adalah anak Bupati Bandung Barat, Aa Umbara. Rian Firmansyah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dari Partai Nasdem.

"Ya APK Kang Rian pun kami turunkan tak tebang pilih," ujarnya.

Kisah Pertemuan Anne Avantie dengan Rahmat Hidayat, Pria Difabel Desainer Baju Asal Bandung Barat

Penertiban APK ini akan berlangsung hingga Desember dengan menyasar ke seluruh kecamatan. Caleg DPR RI dari Partai NasDem, Rian Firmansyah ketika diminta keterangan terkait pencabutan APK-nya, mengakui timnya tak mengetahui aturan pemasangan alat peraga, sehingga ia pun menerima apa yang dilakukan Satpol PP KBB.


"Saya tak akan protes tindakan Satpol. Justru saya apresiasi langkah satpol sebagai bentuk tindakan tegas. Saya sadar diri, memasang baliho di depan kompleks perkantoran itu melanggar aturan. Mungkin ini ketidaktahuan dari tim maupun saya," katanya saat sempat mendatangi kantor Satpol.

Ada ratusan APK, lanjut Rian miliknya yang terpasang di sejumlah tempat, baik KBB maupun Kabupaten Bandung. Dia juga mengaku telah menyiapkan sebanyak 5.000 APK.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved