Senin, 13 April 2026

Menpora Imam Nahrawi Jelaskan Kemah dan Apel Pemuda Islam 2017 yang Menyeret Dahnil Anzar

Pengembalian tersebut berkaitan dengan kasus dugaan penyalahgunaan dana Kemah Pemuda Islam Indonesia yang diselenggarakan Kemenpora.

Editor: Ravianto
Kompas.com/SHERLY PUSPITA
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar dan Ketua Panitia Kemah Ahmad Fanani usai menjalani pemerimsaan Polda Metro Jaya, Jumat (23/11/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA -  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)  Imam Nahrawi buka suara terkait Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017 yang dipermasalahkan penggunaan anggarannya.

Bahkan kasus ini sedang ditangani Polda Metro Jaya. Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak ikut terseret dan ia sudah diperiksa polisi.

Menurut Imam Nahrawi, acara Kemah dan Apel Pemuda Islam 2017 lalu itu merupakan program kepemudaan yang bersejarah.

"Kemah Pemuda Islam 2017 digelar untuk tujuan sangat baik yakni mepererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar-pemuda Indonesia, terutamanya Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor," jelas Imam Nahrawi melalui akun twitternya @imam_nahrawi, Senin (26/11/2018).

Sebagai program kepemudaan, imbuh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Kemah Pemuda Islam 2017 didukung penuh oleh anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Dengan mengikuti mekanisme dan tata hukum yang berlaku, begitu juga dengan laporan penggunaan yang telah diterima pada akhir tahun lalu," jelas Imam Nahrawi.

Kemah Pemuda Islam 2017 berjalan sukses dan diikuti lebih dari 20 ribu pemuda.

Acara ini juga kata Imam Nahrawi, dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami juga akan terus berkomitmen menjadi bagian penting yang terus menjaga kebhinekaan dan NKRI. Jangan sampai acara yang punya tujuan baik tersebut justru menimbulkan kegaduhan," tegasnya.

Namun, lebih lanjut ia menegaskan, jika ada hal-hal yang terjadi di luar prosedur dan aturan yang berlaku, Kemenpora mendukung prosedur hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Dahnil Anzar Simanjuntak sempat dimintai keterangan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (23/11/2018) terkait dugaan penyimpangan dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah, 16-17 Desember 2017.

Pada hari itu pula, Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Ketua Pengurus Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani mengaku telah mengembalikan duit hibah Kemenpora untuk acara yang digelar Muhammadiyah bersama GP Ansor pada 
16-17 Desember 2017 lalu di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta.

Uang ini dikembalikan ke Kemenpora setelah adanya tudingan penyelewengan dana dari laporan kegiatan tersebut.

Dahnil Anzar Simanjuntak mengembalikan uang sebesar Rp 2 Miliar kepada pihak Kemenpora.

Pengembalian tersebut berkaitan dengan kasus dugaan penyalahgunaan dana Kemah Pemuda Islam Indonesia yang diselenggarakan Kemenpora.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dahnil Anzar Simanjuntak saat pemeriksaan sebagai saksi.

"Dahnil mengembalikan Rp 2 miliar ke Kemenpora. Hari ini mengembalikan Rp 2 miliar," ujar Kepala Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved