Soal Janji PKS Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Fahri Hamzah: Itu Tak Diawali Riset

Fahri Hamzah menyebut janji kampanye PKS memperjuangkan RUU penghapusan pajak sepeda motor dan pemberlakuan SIM seumur hidup tanpa diawali riset.

Tribun Jabar/ Daniel Andreand Damanik
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat berkunjung ke Lapas Klas I Sukamiskin Bandung, Sabtu (28/7/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut janji kampanye PKS yang akan memperjuangkan RUU penghapusan pajak sepeda motor dan pemberlakuan SIM seumur hidup disampaikan ke publik tanpa diawali riset.

"Ini juga enggak ada risetnya. Itu salah ya," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Menurut Fahri Hamzah, dalam peradaban maju dan modern, seharusnya penggunaan sepeda motor dikurangi.

Sepeda Motor, menurut Fahri Hamzah, kendaraan darurat yang tingkat kecelakaannya tinggi.

"Bagaimana Anda bayangkan sebuah mesin, mesinnya kecepatannya seperti mobil tapi perlindungannya seperti sepeda. Maka data departemen perhubungan mengatakan, kecelakaan di jalan raya itu 76 persen itu oleh motor. Mohon maaf ini datanya mengatakan mayoritas meninggal dunia karena sistem proteksinya kan," kata Fahri Hamzah.

Breaking News, Astanaanyar Kota Bandung Terendam Banjir, Air Setinggi Leher Orang Dewasa

5 Fakta Suku Sentinel, Sudah Ada dari 60 Ribu Tahun Lalu & Tolak Dunia Serta Teknologi Modern

Menurut Fahri Hamzah, tingkat kesadaran akan keselamatan berkendara di Indonesia masih sangat kecil. Peraturan untuk memperkuat tingkat keselamatan berkendarapun masih longgar.

"Beda kalau di negara maju itu kan orang pake jaket dari kulit, pakai helm, itu ketat sekali. Kalau di kita kan, ada bapak-bapak bawa anaknya yang masih bayi muter pakai motor, yang kayak begitu-begitu tuh. Jadi motor sebenarnya kendaraan yang sebaiknya dikurangi dari waktu ke waktu, bukan ditambah," kata Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah mengatakan transportasi massal yang perlu ditambah. Transportasi publik lebih efektif dan efisien.

"Jadi itu harus dikurangi, kalau kita mau membuat undang-undang, UU tentang perlindungan, tentang wajibnya orang pakai helm, pakai jaket yang bila perlu disubsidi yang agak kuat, SNI dan sebagainya. Jadi bukan memperbanyak," kata Fahri Hamzah.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Pipin Sopian mengatakan ada dua program yang akan diperjuangkan partainya bila lolos Pemilu Legislatif 2019.

Dua program itu adalah RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM seumur hidup. (Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fahri Hamzah Sebut Janji PKS Hapus Pajak Kendaraan Bermotor Tak Diawali Riset

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved