Selain Mendirikan Taman Bacaan, Petani Asal Sumedang Ini Juga Pernah Jadi Sutradara Film

Rohman Gumilar (41), adalah satu di antara sejumlah pemenang penghargaan Een Sukaesih Award 2018 yang digelar di Gedung Sate

Selain Mendirikan Taman Bacaan, Petani Asal Sumedang Ini Juga Pernah Jadi Sutradara Film
istimewa
Rohman Gumilar 

“Dulu kan sering nonton layar tancap, saya berpikir, ‘enak sih jadi pemain film’,” ujarnya bercerita awal mula tertarik pada dunia film.

Kemudian, dari kursus tersebut, ia sempat menjadi pemain figuran di sebuah film.

Tetapi, menurut Rohman, bekerja sebagai aktor figuran cukup melelahkan, akhirnya ia mencoba pekerjaan lainnya.

Ia kemudian belajar menjadi penulis skenario dan sutradara saat kursus sinematografi.

Kemudian, karirnya di dunia perfilman, berlanjut pada tahun 2010.


“Saya melamar pekerjaan ke sebuah PH (production house) tahun 2010, Damar Kreasi Film,” ujarnya.

Di PH tersebut, ia bekerja secara tidak tetap. Awalnya ia bekerja menulis skenario, kemudian diterjunkan dilapangan sebagai co-sutradara.

 Ia juga pernah menyutradari film pendidikan anak, FTV bulan ramadan di Bandung TV yang kemudian disiarkan juga di TVRI Gorontalo.

“Jadi sutradara itu tidak sengaja, karena pak sutradara sakit, saya harus jadi sutradara. Saya tanyakan hasil akhirnya, ternyata lolos sensor,” ujar pria yang sehari-0hari bekerja sebagai petani.

Halaman
123
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved