Wagub Papua dan Mantan Personel Gigi Turut Ramaikan Reuni SMANSA Bandung Angkatan 88

Reuni alumni SMANSA Bandung angkatan 88 yang sudah 30 tahun tidak bertemu, telah berlangsung sukses dan meriah.

Wagub Papua dan Mantan Personel Gigi Turut Ramaikan Reuni SMANSA Bandung Angkatan 88
ISTIMEWA
Suasana reuni alumni SMA Negeri 1 Bandung ( SMANSA Bandung) angkatan 88 yang sudah 30 tahun tidak bertemu di Bumi Sangkuriang, Kota Bandung, Sabtu (17/11/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Reuni alumni SMA Negeri 1 Bandung ( SMANSA Bandung) angkatan 88 yang sudah 30 tahun tidak bertemu, telah berlangsung sukses dan meriah.

Bagaimana tidak disebut sukses dan meriah, reuni yang dilaksanakan di Bumi Sangkuriang, Sabtu (17/11/2018) akhir pekan lalu, itu dihadiri oleh 300 orang dan hadir pula mantan personel Gigi Band, Aria baron, dan Wakil Gubernur Papua sekarang ini, Klemen Tinal.

Ketua Panitia Reuni SMANSA 88 Bandung, Sri Supartini, mengatakan kehadiran pablik figur Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal dan musikus Aria Baron yang merupakan alumnus SMANSA 88 Bandung itu menambah semarak suasana reuni.

Terlebih Aria Baron, karena mantan personel Gigi dan /rif ini unjuk gigi, perform di atas stage, di hadapan semua teman-temannya semasa SMA dulu di SMANSA 88.

Kemeriahan suasana juga berhasil terwujud berkat penampilan dari pasukan sepatu roda dari QSB dan Disco Time persembahan dari alumni.

Semua alumni dikatakan Sri Supartini benar-benar merasakan kemeriahan, karena mereka juga disuguhi alunan-alunan lagu-lagu masa lalu yang diiringi mix Line Band. Selain itu reuni tersebut menyediakan beraneka ragam door prize.

"Reuni ini memang beda dengan reuni pada umumnya. Reuni yang bertema "CLBK (Cerita Lama Bersama Kawan) Sehari Semalam" ini membuat semua alumnus seperti kembali ke masa-masa SMA dulu karena suasananya dan acaranya juga, dari kita untuk kita," kata Sri Supartini melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, Jumat (23/11/2018).

Lebih lanjut, Sri Supartini mengatakan suasana yang juga sangat mengasyikan, adalah ketika setiap kelas dan jurusan harus unjuk kebolehan. Untuk diketahui, di angkatan SMANSA angkatan 88 ini ada 11 kelas yang terdiri dari jurusan A1 (Fisika) 4 kelas, jurusan A2 (Biologi) 4 kelas, dan jurusuan A3 (Sosial) 3 kelas. Dalam reuni tersebut masing-masing kelas dan jurusan tampil di atas panggung. Dengan mengenakan kostum yang menarik bertema monocrome, ada yang membawakan yel-yel, ada pula yang tampil membawakan vokal grup.

"Yang unik adalah jurusan A3, karena mereka menggunakan kendaraan Bandros dan berkeliling Bandung sebelum tiba di lokasi reuni," kata Sri Supartni, seraya menyebutkan bahwa kegiatan reuni ditutup dengan acara bergfoto bersama semua alumni SMANSA 88 di Bumi Sangkuriang.

Sri Supartini menambahkan bahwa, beberapa hari sebelum reuni digelar, panitia melakukan kunjungan ke rumah guru-guru dan memberikan 'kadeudeuh' sebagai bentuk terimakasih atas pengorbanannya yang telah membekali ilmu. Serta mengadakan pengajian di masjid yang berlokasi di sekolah, SMANSA.

"Semua alumnus terlihat begitu antusias dengan semua acara itu, karena momen bertemu setelah 30 tahun berpisah itu memang jadi momen yang sangat dinanti-nanti. Perlu juga sampaikan, bahwa keberhasilan acara ini karena adanya kerja sama yang baik mulai dari semua jajaran panitia yang dibantu oleh 11 Koordinator Kelas (Korlas), serta karena adanya kekompakan yang tulus dari semua alumnus SMANSA angkatan 88. untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung Reuni SMANSA Bandung angkatan 88," katanya. (*)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved