Guru Insipiratif Een Sukaesih Award 2018

Selain Mengajar, Yamin Kamaludin Juga Aktif di Komunitas Agar Warga Berani Melawan Rentenir

Selain mengajar, Yamin Kamaludin juga aktif di berbagai komunitas di antaranya komunitas agar warga tak terjerat rentenir.

Selain Mengajar, Yamin Kamaludin Juga Aktif di Komunitas Agar Warga Berani Melawan Rentenir
istimewa
Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peraih penghargaan guru inspiratif Een Sukaesih Award (ESA) 2018, Yamin Kamaludin (50), tak hanya sibuk mengajar.

Guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, ini selain aktif mengajar juga aktif di kegiatan kemasyarakatan.

Guru inspiratif ini terbiasa bangun pada dini hari untuk berkegiatan di masyarakat, seperti menjalankan kegiatan di komunitas yang ia gagas.

Komunitas tersebut merupakan komunitas membangun warga agar tidak terjerat rentenir.

"Saya juga aktif di yayasan yatim piatu, hingga yayasan sosial pecinta alam. Banyak kegiatan semuanya untuk kemanusiaan," ujar Yamin Kamaludin, saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (23/11/2018).

Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada
Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". (istimewa)

Satu dari komunitas yang ia bentuk dan sudah berjalan selama satu tahun, yakni komunitas warga tidak terjerat rentenir.

Komunitas ini dibentuk agar masyarakat dapat menghadapi penjahat rentenir. Awalnya, masyarakat tidak berdaya dalam menaklukkan rentenir.

"Sampai akhirnya Allah membukakan peluang, ada bantuan dari pemerintah, kami ajukan, dan dapat kocoran dana tapi dana ini bukan untuk kami, tapi untuk disalurkan ke masyarakat tanpa ada bunga," ujar Yamin Kamaludin.

Dari dana tersebut, kemudian masyarakat berusaha membayar cicilan sembari menabung untuk membebaskan diri dari rentenir.

Yamin Kamaludin melihat usaha masyarakat yang sungguh-sungguh sehingga mereka punya motivasi untuk datang, untuk berusaha melunasi utangnya melalui kocoran dana tersebut.

Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada
Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". (istimewa)

"Biasanya, kan, orang kalau sudah dikasih pinjaman suka lari, tapi kalau di sini Alhamdulillah tidak karena mereka diingatkan diperbaiki mindset-nya, hatinya dengan melakukan pengajian. Pengajian itu saya bina di sini," ujar Yamin Kamaludin.

Punya Murid Sejak Kelas 1 SMP, Guru Berusia 50 Tahun Ini Jadi Guru Inspiratif Een Sukaesih Award

Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved