Jadi Guru Inspiratif, Yamin Kamaludin Punya Kiat Agar Siswanya Tak Bandel

Jadi guru Yamin Kamaludin punya kiat tersendiri agar siswa-siswinya tak bandel. Seperti apa kiatnya?

Jadi Guru Inspiratif, Yamin Kamaludin Punya Kiat Agar Siswanya Tak Bandel
istimewa
Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinobatkan sebagai sosok guru inspiratif se-Jawa Barat, Yamin Kamaludin (50) memiliki cara agar siswa-siswanya tak bandel.

Guru di SMAT  Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung ini punya kiat tersendiri. Misalnya ketika ada siswa atau siswi yang tak mengerjakan tugas.

Menurut Yamin Kamaludin, ada alasan mengapa seorang siswa tidak mengerjakan tugasnya.

"Sebenarnya kenapa siswa tidak melaksanakan kewajibannya, karena mereka lebih banyak diperkenalkan dengan teori tanpa guru itu memperkenalkannya dengan praktik," ujar Yamin Kamaludin saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (23/11/2018).

Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada
Yamin Kamaludin (kiri) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". (istimewa)

Untuk menghindari siswa agar tidak bandel, sebagai seorang guru cara mengajar antara teori dan praktik harus berkesinambungan.

"Ini menjadi suatu hal yang sering saya sampaikan kepada guru-guru di sini, khususnya teman-teman kami," ujar Yamin Kamaludin.

Antara teori dan praktik yang harus sejalan itu, sama halnya dengan iman dan amal yang harus sejalan pula.

"Bukan hanya iman saja, iman tanpa amal tidak ada nilainya, amal tanpa iman juga tidak ada nilainya. Jadi iman dan amal itu harus berkesinambungan, nah, artinya sama halnya dengan teori dan praktik itu harus sejalan," ujar Yamin Kamaludin.

Yamin Kamaludin (tengah) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada
Yamin Kamaludin (tengah) guru di SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Guru Inspiratif pada "Een Sukaesih Award (ESA) 2018". (istimewa)

"Kalau anak-anak ingin menaati guru, menjalankan tugasnya, atau tidak bandel, dan sebagainya, maka kita harus pertama kali menjalankan teori untuk kita praktikan oleh diri kita sendiri," ucap Yamin Kamaludin.

Menurutnya, apa yang dikatakan seorang guru, harus dijalankan pula oleh seorang guru tersebut.

"Allah tidak suka kalau kita cuman bicara saja," ujar Yamin Kamaludin.

Punya Murid Sejak Kelas 1 SMP, Guru Berusia 50 Tahun Ini Jadi Guru Inspiratif Een Sukaesih Award

Selain Mengajar, Yamin Kamaludin Juga Aktif di Komunitas Agar Warga Berani Melawan Rentenir

Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved