Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Warga Emosi saat Haris Simamora Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Seorang perempuan yang berusia antara 40-60 tahun, nampak emosi dengan keberadaan Haris di lokasi.

Editor: Ravianto
ist
Tersangka Haris Simamora memperagakan aksinya dalam reka ulang pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu (21/11/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Warga sekitar kediaman almarhum Diperum Nainggolan terlihat menyoraki Haris Simamora di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11).

Haris Simamora, pelaku utama pembunuhan satu keluarga dari Diperum Nainggolan itu, hadir bersama polisi untuk melakukan rekonstruksi adegan pembunuhan. 

Para warga yang terdiri dari berbagai usia memenuhi sekitar tempat kejadian perkara itu. 

Saking penuh dan banyaknya warga, polisi sampai harus mengerahkan sejumlah personelnya untuk berjaga dan membuat perimeter. 

Haris Simamora nampak disoraki dan dicemooh warga saat akan meninggalkan lokasi. 

Memasuki mobil Resmob yang berwarna hitam, perhatian warga tertuju pada pria yang mengenakan kaus tahanan berwarna orange itu.

"Huuuuu... Huu...," begitu sorakan yang terdengar di lokasi, Rabu (21/11/2018).

Selain cemoohan dan sorakan, beberapa warga juga terlihat ingin sekali melihat wajah dari Haris Simamora. Mereka nampak berjinjit dan melongok ke arah mobil yang membawa pelaku. 

Seorang perempuan yang berusia antara 40-60 tahun, nampak emosi dengan keberadaan Haris Simamora di lokasi. 

Perempuan berjilbab itu beberapa kali berbincang dengan temannya dan juga awak media bahwa ingin melihat pelaku. 

Bahkan, ia mengungkapkan keinginannya untuk memukuli Haris. Alasannya, pelaku sangatlah keji dengan membunuh kedua anak Diperum Nainggolan dan Maya Boru Ambarita yang masih kecil.

"Saya rasanya pengen mukuli pelaku. Keji banget, masih pada kecil anak-anaknya masak dibunuh. Mana sini, saya pukuli saja," kata perempuan itu sambil memperagakan tinjunya. 

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan HS sebagai tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Polisi juga sudah melakukan penahanan.

HS ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, tadi malam, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dirinya diduga melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Selasa 13 November 2018.

Keempat orang tersebut adalah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami-istri dan dua orang anaknya. Keempat orang tersebut yakni, Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), serta Arya Nainggolan (7).

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved