Breaking News:

Mengaku Hak Pesangon Belum Diberikan, Buruh PT Dada Indonesia Mengadu ke Komisi V DPRD Jabar

Beberapa bulan sebelumnya, perusahaan juga sudah menangguhkan gaji pekerja. Selain itu, uang makan dan uang transportasi pekerja tidak dibayarkan.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Audiensi FSPMI Purwakarta dengan Komisi V DPRD Jabar dan Kepala Disnakertrans Jabar, Gedung DPRD Jabar, Rabu (21/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beberapa mantan buruh PT Dada Indonesia beserta Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Purwakarta menemui Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (21/11/2018).

Mereka menyampaikan keluhan mengenai PT Dada Indonesia yang belum membayarkan hak pesangon buruh.

Wakil Konselat Cabang FSPMI Purwakarta, Ade Supiani, mengaku bahwa sebelumnya ia telah menemui Pemkab dan DPRD Kabupaten Purwakarta.


"(Masalab ini) Dibawa ke provinsi karena yang di Purwakarta enggak peka, saya hubungi Disnaker, Bupati, DPRD, enggak ada orang yang turun," ujarnya.

Pihak Pemkab Purwakarta dan DPRD Purwakarta, kata Ade, pernah mempertemukan pekerja dan pihak manajemen perusahaan.

Tetapi, Ade tidak puas karena Pemkab Purwakarta hanya bertindak sebagai mediator.

"Harusnya pemeritah tegas ini menyampaikan undang-undang, kamu sebagai pengusaha wajib ikuti undang-undang ini," ujarnya.

Kota Ini Tidak Akan Disinari Matahari Selama 2 Bulan Lebih, Mentari Ada Lagi pada 23 Januari 2019

Sejak Oktober 2018, PT Dada Indonesia menghentikan produksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved