Kenaikan UMK di Jabar Sudah Ditetapkan, Karawang UMK Tertinggi sementara Kota Banjar UMK Terendah

Angka ini didasarkan pada UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Kenaikan UMK di Jabar Sudah Ditetapkan, Karawang UMK Tertinggi sementara Kota Banjar UMK Terendah
Deni Denaswara
Dua pekerja menyelesaikan order pesanan di salah satu konveksi di Jalan Cibeunying, Bandung.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menetapkan upah minimum kabupaten kota (UMK) 2019 di Jabar, Rabu (21/11/2018).

Sebanyak 26 kabupaten dan kota di Jabar mengalami kenaikan 8,03 persen dari UMK sebelumnya, sedangkan Kabupaten Pangandaran mengalami kenaikan 10 persen.

Angka UMK tersebut dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 561/kep 1220-yanbangsos /2018 tentang Upah Minimum Kabupaten Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.


Angka ini didasarkan pada UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

UMK 2019 yang ditetapkan ini membuat tiga daerah di Jabar memiliki UMK di atas angka Rp 4 juta.

Daerah dengan UMK tertinggi di Jabar adalah Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.234.010,27, Kota Bekasi Rp 4.229.756,61, dan Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126,18.

Terdapat lima daerah di Jabar yang memiliki UMK antara Rp 3 juta sampai Rp 4 juta.

Kota Depok memiliki UMK Rp 3.872.551,72, Kota Bogor Rp 3.842.785,54, Kabupaten Bogor Rp 3.763.405,88, Kabupaten Purwakarta Rp 3.722.299,94, dan Kota Bandung Rp 3.339.580,61.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved