Apa Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini

Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya menjelaskan terkait hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Apa Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW? Ustaz Abdul Somad Bilang Begini
ISTIMEWA
Ustaz Abdul Somad tak masuk daftar 200 nama mubalig atau penceramah Kemenag 

TRIBUNJABAR.ID - Terdapat dua pendapat mengenai hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Pertama, menyebut peringatan ini adalah bid'ah. Pendapat kedua sebaliknya, yaitu memperbolehkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Lantas, harus pilih yang mana?

Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya menjelaskan terkait hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, ada sekitar 300 ribu hadist yang menerangkan bahwa peringatan maulid Nabi Muhammad SAW boleh dilakukan. Adapun yang menganggap peringatan ini bid'ah, kata Abdul Somad, hanya sebagian kecil ulama Arab Saudi.

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad memaparkan beberapa hadist serta pendapat ulama besar mengenai dasar diperbolehkannya maulid Nabi Muhammad SAW.

Doa Sholawat yang Biasa Dibacakan Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Salah satunya adalah Rasulullah SAW ternyata mengenang hari lahirnya sendiri.

Bukan setahun sekali, melainkan setiap minggu di hari senin.

Rasulullah SAW pernah ditanya mengapa melaksanakan puasa hari Senin.

Rasulullah SAW menjawab, "Pada hari itu aku dilahirkan dan hari aku dibangkitkan (atau hari itu diturunkan [Alquran] kepadaku). (HR Muslim)

Adapun alasan lainnya merujuk pada penafsiran Rasulullah terhadap kalimat Ayyamillah dalam Qs Ibrahim [14]: 5 yang berbunyi, "Dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah."

Halaman
12
Editor: Indan Kurnia Efendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved