Sabtu, 11 April 2026

Nekat Panjat Tiang Bendera untuk Perbaiki Tali saat Upacara Berlangsung, Bocah SD Ini Dapat Hadiah

Muhammad Rafli dengan berani memanjat tiang bendera untuk memperbaiki roda di pucuk tiang bendera yang macet selagi upacara berlangsung.

Kompas.com/ DINAS PENDIDIKAN KULON PROGO
Foto Rafli beraksi memanjat tiang bendera itu tersebar di berbagai grup media sosial. Dalam foto itu, tampak Rafli yang bertelanjang kaki berada di pucuk tiang bendera. Kadis Pendidikan Sumarsana memberi hadiah sepeda bagi Rafli, kelas 6 SD Pepen di Giripeni, Wates. 

TRIBUNJABAR.ID, KULON PROGO - Keberanian mendatangkan rezeki, itulah yang dialami Muhammad Rafli Aji N, murid kelas 6 Sekolah Dasar Pepen di Desa Giripeni, Kecamatan Wates.

Berkat keberaniannya memanjat tiang bendera, Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan sebuah sepeda untuk Muhammad Rafli.

Dilansir dari Kompas.com, Muhammad Rafli dengan berani memanjat tiang bendera untuk memperbaiki roda di pucuk tiang bendera yang macet selagi upacara berlangsung.


"Ini inspirasi (tentang) rasa nasionalisme yang ditunjukkan seorang siswa," kata Sumarsana, Senin (19/11/2018).

Semua berawal di hari Senin tanggal 12 November 2018 lalu. SD Pepen menggelar upacara bendera Senin di pelataran depan sekolah.

Kebetulan di hari sama, Kepolisian Resor Kulon Progo memiliki program polisi menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah.

Termasuk di SD Pepen. Polisi kebetulan menjadi pembina upacara di sana. Ketika sesi pengibaran bendera dilaksanakan, pengibaran itu terhambat oleh tali tiang macet.

"Kerekan (roda tali) tiang bendera itu macet," kata Sumarsana.

Rafli-lah yang memberanikan diri memanjat tiang itu, memperbaiki roda dan tali yang tersangkut, lantas bendera pun bisa dibentang dan dikibarkan.

Ini Cara Bawaslu Kabupaten Cirebon Sosialisasikan Pengawasan Pemilu 2019

Upacara SD Pepen akhirnya bisa berlajan lancar. Foto Rafli beraksi memanjat tiang bendera itu tersebar di berbagai grup media sosial.

Dalam foto itu, tampak Rafli yang bertelanjang kaki berada di pucuk tiang bendera. Seorang polisi memegang tiang bagian bawah.

Seorang polisi lain yang bertugas sebagai pembina upacara menyaksikan aksi itu.

Sepekan kemudian, Diknas mengundang Rafli menghadiri apel Senin pagi di halaman kantor Diknas.

Pada apel pukul 07.30 tersebut, Sumarsana menyerahkan sebuah sepeda, tas, Al Quran pada Rafli, disaksikan sejumlah guru sekolahnya.

"Dinas memberi penghargaan karena anak inj menunjukkan keberanian sehingga bendera bisa berkibar," kata Sumarsana.

5 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal, Nabi Muhammad SAW Dilahirkan Hingga Perintah Salat Jumat

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved