Resmi Dibuka, Puluhan Pengunjung Langsung Padati Festival Tjirebon Tempo Doeloe

Puluhan orang tampak memadati festival Tjirebon Tempo Doeloe di Gedung Negara, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (17/11/2018).

Resmi Dibuka, Puluhan Pengunjung Langsung Padati Festival Tjirebon Tempo Doeloe
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik, memukul gong sebagai tanda dibukanya festival Tjirebon Tempo Doeloe di Gedung Negara, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Puluhan orang tampak memadati festival Tjirebon Tempo Doeloe di Gedung Negara, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (17/11/2018).

Festival tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik.

Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Dedi Taufik yang saat itu mengenakan batik cokelat.

Tjirebon Tempo Doeloe sendiri berlangsung hanya hari ini dan bakal ditutup pada pukul 23.00 WIB.

Kegiatan yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon itu seolah menjadi mesin waktu ke zaman dulu.

Samsat Keliling Ada di Grage Mall Cirebon, Yuk Bayar Pajak Kendaraan Anda

Pasalnya, deretan stan dalam festival itu menghadirkan aneka kuliner dan barang-barang hits masa lampau.

Di antaranya, mainan, pakaian, camilan dan minuman tradisional, serta lainnya.

Selain itu, sedikitnya ada 16 stan kedai kopi yang menjajakan varian kopi dari sekitar Cirebon, di antaranya Kuningan dan Majalengka.

Stan kedai kopi itupun menyediakan sejumlah kopi dari Jawa Barat dan beberapa daerah nusantara, misalnya Ciwidey, Aceh, dan Papua.

Prakiraan Cuaca di Wilayah III Cirebon pada Akhir Pekan Ini

Bahkan, ada juga pameran foto tempo dulu, lomba foto, lomba menyeduh kopi, dan lainnya.

Sejumlah hiburan pun bakal ditampilkan dari tadi pagi hingga nanti malam.

Di antarnya, seni tradisional Cirebon, yakni karawitan dan sintren, musik keroncong, serta musik jazz.

Sementara para pengunjung tampak mengerumuni stan kedai kopi dan kuliner tradisional.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved