Hampir Semua Kecamatan di Bandung Rawan Bencana, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Memasuki musim penghujan masyarakat Kabupaten Bandung dihimbau selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Sekolahnya terendam banjir siswa-siswi SDN 1 Andir Baleendah terpaksa belajar seadanya di Aula Gedung Kwarcab Kabupaten Bandung Jalan RAA Wiranata Kusumah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (12/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Memasuki musim penghujan masyarakat Kabupaten Bandung dihimbau selalu meningkatkan kewaspadaan, terlebih bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana alam.

Pasalnya dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung hampir semua kecamatan berpotensi bencana alam meski dengan jenis bencana yang berbeda-beda.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Sudrajat menuturkan dalam kurun waktu seminggu ini sudah terjadi belasan bencana di Kabupaten Bandung seperti longsor dan banjir.

"Dalam seminggu ini sudah terjadi sekitar 10 an kejadian longsor di beberapa kecamatan. Ditambah banjir di tiga kecamatan itu, Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler tadi sore.

Adapun longsor terparah terjadi di RT 05/06 Kampung Gunung Bubut, Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung yang terjadi, Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 14.00. Akibat dari longsor tersebut sedikitnya 64 jiwa dari 16 kepala keluarga diungsikan ke dalam sebuah tenda darurat dan aula pondok pesantren setempat.

Menteri Susi Langsung Pulang, Pimpin Rapat Banjir di Rumahnya yang Sempat Terendam [VIDEO TEASER]

Karena material lonsoran menerjang pemukiman warga, memenuhi kolong rumah panggung dan halaman depan rumah warga, meski tidak terjadi kerusakan parah. Namun tetap dikhawatirkan mengancam keselamatan warga, jika sewaktu-waktu terjadi longsor susulan.

"Sementara untuk banjir dibanding beberapa hari lalu, hari ini terjadi peningkatan signifikan. Di beberapa titik tinggi permukaan air mencapai hampir dua meter di angka 160 an sentimeter lebih," katanya.

Memasuki musim penghujan, ia menghimbau masyarakat Kabupaten Bandung untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terlebih bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Pasalnya dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung hampir semua kecamatan berpotensi bencana meski dengan jenis bencana yang berbeda-beda.

Menurutnya Kabupaten Bandung memiliki struktur geografis yang sangat variatif. Ada dataran tinggi yang berpotensi longsor dan banjir bandang seperti Pangalengan, Kertasari, Ciwidey, Pasirjambu, Cimenyan dan Rancabali. Adapula kawasan cekungan yang rawan banjir seperti Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

Banjir Kembali Landa Baleendah, Kolam Retensi Cieunteung Belum Bisa Difungsikan

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved