Risa Saraswati Hadirkan Karya Baru, Album dan Buku Sandekala, Isinya Masih Seputar 5 Teman Hantunya
Setelah vakum selama tujuh tahun di dunia musik, Risa Saraswati kembali hadir dengan album dan buku terbarunya berjudul Sandekala.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Yongky Yulius
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah vakum selama tujuh tahun di dunia musik, Risa Saraswati kembali hadir dengan album dan buku terbarunya berjudul Sandekala.
Sandekala diambil dari kata senja dan kala yang memiliki arti pergantian siang dan malam (magrib) di mana saat itu dipercaya waktu favorit makhluk halus mulai berkeliaran.
Ditemui di Hi Brew, Jalan Boscha 43, Kota Bandung, Risa Saraswati berbagi cerita mengenai karya terbarunya yang telah dibuat selama satu tahun ini.
Ide buku Sandekala bermula ketika Risa mempertanyakan kehadiran Peter dan teman-temannya tidak pernah hadir pada pukul 18.00-19.00 WIB.
• Aksi Peduli Palu Donggal Sigi di CFD, Foto Risa Saraswati dan 2 Anak yang Tak Terlihat Laku Dilelang
"Ketika saya tanya, mereka sempat berdalih katanya menghargai manusia yang sedang beribadah. Tapi ternyata akhirnya mereka bilang jika banyak wanita jelek (kuntilanak) yang muncul di jam-jam tersebut," ujar Risa Saraswati, Kamis (15/11/2018).
Walaupun Peter dan teman-temannya adalah hantu, menariknya adalah mereka juga takut akan hantu-hantu yang berwajah mengerikan.
Di buku Sandekala ini, Risa menggabungkan kumpulan cerita yang Ia ceritakan sebelum tidur kepada lima teman hantunya yaitu Jansen, Peter, Hans, William, dan Hendrick ini juga akan mengadakan konsernya.
"Jadi selama ini sebelum tidur, mereka suka minta ceritain hantu kepada saya. Agak lucu memang ketika hantu meminta diceritain hantu," ujar Risa Saraswati sambil tertawa.
Risa menjelaskan jika kelima teman hantunya ini merasa penasaran bagaimana cara hantu lain menghantui manusia.
• Risa Saraswati: Kadang-kadang Saya Keluar dari Badan Saya
Setelah menggarap buku, Risa kemudian berpikir untuk membuat album sebagai bonus dari buku ini.
"Tadinya album ini saya buat untuk Sarasvati, tapi karena para personelnya sedang memiliki kesibukan masing-masing, saya meminta izin untuk bersolo karir," ujar Risa Saraswati yang datang menggunakan pakaian serba hitam.
Ia mengaku sebenernya dirinya tidak percaya diri untuk menyanyi.
"Soalnya selama ini saya lebih aktif mengisi talkshow dan film, namun keinginan untuk menulis masih selalu ada," ujar Risa Saraswati.
Karya terbaru dari wanita yang memiliki lima teman hantu ini mulanya berawal dari buku yang ditulisnya, kemudian berlanjut dibuatlah lirik lagunya.
"Kebiasaan saya ketika nulis lirik lagu adalah kaya bikin puisi dulu, baru jadi lirik," ucapnya.
Album Sandekala ini dibuat karena rasa penasarannya masih bisa bernyanyi atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/risa-saraswati-1.jpg)