Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Ini Cara Polisi Temukan HS, Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi

Diperum Nainggolan ditemukan tewas bersama istrinya, Maya Boru Ambarita, dan kedua anaknya, Sarah Boru Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Editor: Ravianto
Wartakota dan Facebook.com/Vicky Sulaeman Manullang
HS, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi dan Nissan X-trail milik Diperum Nainggolan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Polisi menggunakan strategi lunasi uang kontrakan untuk menemukan keberadaan HS, terduga pembunuh satu keluarga di Pondok Melati, Bekasi.

Seperti diketahui, HS menitipkan mobil Nissan X-trail milik Diperum Nainggolan.

Diperum Nainggolan ditemukan tewas bersama istrinya, Maya Boru Ambarita, dan kedua anaknya, Sarah Boru Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Sesaat sebelum diamankan, HS terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, sempat diberondong SMS untuk bayar kontrakan.

Hal itu dijelaskan oleh anak pemilik kontrakan, Alif Baihaqi yang mengetahui nomor telepon yang bersangkutan.

SMS, lanjut dia, guna membantu polisi untuk melacak keberadaan HS yang tidak kunjung pulang setelah satu hari tidak pulang ke kontrakan.

"Polisi meminta saya untuk SMS dia terus dengan dalih menagih sisa pembayaran sebesar Rp 500 ribu. Beberapa kali tidak menjawab, terakhir dia menjawab akan segera dilunasi," jelasnya saat dihubungi, Bekasi, Kamis (15/11/2018)

Saat melakukan pembayaran uang muka sebesar RP 400 ribu, HS tidak meninggalkan identitas dirinya. Namun, hanya memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi.

Setelah mengetahui bahwa nomor tersebut aktif, polisi akhirnya meminta Alif untuk tidak melanjutkan dan menelusuri nomor tersebut.

"Setelah itu, saya sudah tidak tahu lagi. Itu urusan polisi," tukasnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved