Tiga Destinasi Wisata Jawa Barat Dikembangkan Menjadi Kelas Dunia

Tiga destinasi pariwisata di Jawa Barat itu adalah Kota Bandung, Geopark Ciletuh - Pelabuhanratu, dan Pantai Pangandaran.

Tiga Destinasi Wisata Jawa Barat Dikembangkan Menjadi Kelas Dunia
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil serta Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kedua kiri) dan Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari (kiri) memukul kendang saat pembukaan Musrenbang RPJMD Jawa Barat 2018-2023 di The Trans Luxury Hotel, Jl Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah pusat akan mengembangan tiga destinasi wisata di Jawa Barat menjadi kelas dunia.

Tiga destinasi pariwisata di Jawa Barat itu adalah Kota Bandung, Geopark Ciletuh - Pelabuhanratu, dan Pantai Pangandaran.

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya dalam Musrenbang RPJMD Jawa Barat 2018-2023 di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel, Bandung, Selasa (13/11/2018).

Menurut Arif Yahya, ketiga destinasi ini masing-masing mempunyai keunggulan yakni sebagai wisata belanja, UNESCO Global Geopark (UGG), dan sebagai destinasi marine tourism dengan beberapa spot surfing kelas dunia.

Arief mengatakan bahwa untuk mendukung pengembangan tiga destinasi kelas dunia sebagai unsur penting dalam 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibiltas) pariwisata, telah disiapkan dukungan aksesibililitas yang memadai khususnya bandara, pelabuhan, maupun akses jalan tol menuju lokasi.

“Selain Bandara Internasional Husein Sastranegara yang memiliki kapasitas satu juta penumpang, Jabar juga didukung dengan Bandara Internasional Kertajati yang mulai beroperasi 24 Mei 2018 dan sejumlah maskapai antara lain Citilink, Lion Air, Trans Nusa membuka jalur di sana,” kata Arief Yahya.

Menurut Arief, kedua bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura 2 (Persero) dimana Bandara Husein Sastranegara berada di peringkat tiga dari total 60 bandara dalam kategori Best Airport by Size dalam survey Airport Service Quality (ASQ) yang dilakukan oleh Airport Council International (ACI) pada tahun 2017 dari 317 bandara.

Sementara untuk aksesibilitas jalan darat, kata Arief, mulai dibangun jalur kereta api Rancaekek-Tanjungsari sepanjang 11,5 km yang akan terkoneksi dengan pembangunan jalur KA menuju Bandara Internasional Kertajati.

Selain itu dibangun jalur KA menuju destinasi unggulan Pantai Pangandaran dari Banjar - Pangandaran - Cijulang sepanjang 82,0 km dan Bandung-Ciwidey 37,8 km.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved