Ini Permintaan Israel ? Arab Saudi Melarang Jutaan Warga Palestina Beribadah Haji dan Umrah

Ramai diberitakan Pemerintah Arab Saudi melarang warga Palestina yang menggunakan visa sementara Jordania, Lebanon, dan Israel, ibadah haji dan umrah

Ini Permintaan Israel ? Arab Saudi Melarang Jutaan Warga Palestina Beribadah Haji dan Umrah
Wikimapia.org
Ka’bah di Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNJABAR.ID, RIYADH - Pemerintah Arab Saudi melarang sekitar 1,5 juta warga Palestina  untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Sebelumnya ramai diberitakan Pemerintah Arab Saudi ini melarang warga Palestina yang menggunakan visa sementara Jordania, Lebanon, dan Israel untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Situs Middle East Eye seperti dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, mengabarkan, umat muslim Palestina di Israel biasanya menggunakan paspor sementara yang diterbitkan Jordania untuk berhaji.

Langkah yang diambil Arab Saudi ini merupakan bagian dari kebijakan baru penghentian visa haji dan umrah untuk warga Palestina yang mengungsi di Jordania, Lebanon, Jerusalem Timur, dan Israel.

Keputusan ini sudah mulai diberlakukan pemerintah Saudi sejak 12 September lalu.

Kebijakan ini memengaruhi 2,94 juta jiwa warga Palestina di seluruh Timur Tengah.

Para pengungsi Palestina ini tidak memiliki dokumen perjalanan yang memungkinkan mereka menginjakkan kaki di Kota Mekah dan Madinah yang menjadi tujuan para calon haji unrah.

Seorang sumber di pemerintahan Jordania kepada Middle East Eye mengatakan, keputusan ini merupakan bagian dari kesepakatan pemerintah Arab Saudi dan Israel.

Dalam perjanjian itu pemerintah Saudi menyetujui permintaan Israel agar mengakhiri identitas dan hak untuk kembali ke tanah kelahiran bagi pengungsi Palestina.

"Arab Saudi kemudian menekan Jordania untuk menaturalisasi para pengungsi Palestina, di Jerusalem Timur dan kini Israel. Hal sama bisa terjadi bagi pengungsi Palestina di Lebanon," ujar sumber itu.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved