Breaking News:

Gunung Dukono Meletus, Bandar Udara Leo Wattimena Tertutup Abu

Penutupan Bandara Leo Wattimena sesuai dengan Notam (Notice to Airmen) Nomor H2583/18 yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia.

Editor: Ravianto
Photovolcanica
Gunung Dukono meletus 

TRIBUNJABAR.ID, MOROTAI - Bandar udara Leo Wattimena di Kabupaten Morotai, Maluku Utara ditutup untuk sementara pada Selasa (13/11/2018).

Direktor Jenderal Perhubungan Udara Kementeria Perhubungan (Kemenhub) menutup bandara tersebut akibat terpapar abu vulkanik pasca-erupsi Gunung Dukono di Pulau Halmahera.

"Bandar Udara Leo Wattimena Morotai ditutup sementara untuk penerbangan sipil dari 13 November 2018 pukul 13.50 WIT sampai dengan estimasi 14 November 2018 pukul 11.00 WIT karena terdampak abu vulkanik dari Gunung Dukono," ujar Kabag Humas Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Sindu Rahayu melalui keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Selasa (13/11/2018).

Penutupan Bandara Leo Wattimena sesuai dengan Notam (Notice to Airmen) Nomor H2583/18 yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia.

Melalui pemberitahuan ini, maka seluruh pesawat dilarang terbang ke Halmahera hingga bandara dinyatakan aman dan kembali dibuka untuk umum.

Gunung Dukono sempat mengalami erupsi pada Agustus 2018 lalu.

Kala itu, sejumlah maskapai membatalkan penerbangannya lantaran debu vulkanik berpotensi membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan di sana.(*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved