Pergeseran Tanah di Ciwaringin Bisa Putuskan Jalan Cirebon-Bandung

Pergeseran tanah di Ciwaringin, Cirebon, mengancam jalan utama Cirebon-Bandung. Jika erosi bertambah parah, jalan tersebut bisa terputus.

Pergeseran Tanah di Ciwaringin Bisa Putuskan Jalan Cirebon-Bandung
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Uun, warga Blok Desa, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, tengah beraktivitas di rumahnya yang hampir ambruk karena pergeseran tanah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Plh Bupati Cirebon, Rahmat Sutrisno, akan segera mengirim surat kepada Pemprov Jabar terkait peristiwa pergeseran tanah di Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Selain berdampak ke rumah warga, pergeseran tanah tersebut juga berdampak ke jalan utama Cirebon-Bandung yang sudah mengalami keretakkan.

Sungai Ciwaringin juga semakin melebar ke permukiman warga yang menyebabkan sebagian rumah warga mengalami kerusakan.

"Turut prihatin, sekarang kami sudah tinjau lokasi, nanti BPBD dan tim akan melakukan inventarisasi. Alhamdulillah sampai sekarang belum ada korban jiwa," kata Rahmat Sutrisno saat meninjau lokasi di Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (12/11/2018).

Kondisi rumah Uun di Blok Desa, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, yang terdampak pergeseran tanah, Senin (12/11/2018).
Kondisi rumah Uun di Blok Desa, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, yang terdampak pergeseran tanah, Senin (12/11/2018). (Tribun Jabar/Siti Masithoh)

Untuk selanjutnya, Pemkab Cirebon akan mengadakan rapat untuk menangani proses lebih lanjut.

"Kami rapat dulu hasilnya seperti apa, karena ini kewenangan BBWS mungkin kami akan berkirim surat ke Jawa Barat karena gubernur sudah mempersiapkan program quick respons," kata Rahmat Sutrisno.

Rumahnya Terdampak Pergeseran Tanah, Uun Pilih Tak Mengungsi

Pejabat Cimahi Sebut Banjir Cilember Akibat Tanggul Sungai Cisangkan di Wilayah Kota Bandung Jebol

Untuk kondisi jalan yang retak, Pemkab akan segera melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar.

"Sudah ada yang retak di jalur utama ini. Nanti tim ahli dari provinsi yang akan mengkaji ulang," ucap Rahmat Sutrisno.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved