Dampak Banjir Dayeukolot Meluas, Jumlah Pengungsi pun Meningkat

Hingga Senin (12/11/2018), jumlah pengungsi di beberapa shelter pengungsian Desa Dayeuhkolot semakin bertambah.

Dampak Banjir Dayeukolot Meluas, Jumlah Pengungsi pun Meningkat
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Banjir di Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, semakin meluas, Senin (12/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Dampak Banjir di Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, semakin meluas.

Hingga Senin (12/11/2018), jumlah pengungsi di beberapa shelter pengungsian Desa Dayeuhkolot semakin bertambah.

Koordinator Tim Evakuasi Komunitas Kampung Siaga Bencana Desa Dayeuhkolot, Saefulloh, menuturkan hingga Minggu malam ketinggian muka air meningkat hingga 160 sentimeter di RW 04 serta 14 di Kampung Bojong Aaih dan di RW 08 di Kampung Bolero.

"Sejak semalam sekitar jam 10 malam mulai terlihat peningkatan volume air. Pagi ini air sudah kembali surut hingga 20 sentimeter," ujarnya di Kantor Desa Dayeuhkolot.

Menyusul Longsor di Cianjur dan Tasikmalaya, Ridwan Kamil Minta Warga Waspada di Jalan Antardaerah

Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Mengguyur Wilayah Bandung Raya Siang Hari Ini

Jumlah pengungsi korban banjir di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, makin bertambah, Senin (12/11/2018).
Jumlah pengungsi korban banjir di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, makin bertambah, Senin (12/11/2018). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Khususnya di Desa Dayeuhkolot, jumlah pengungsi di beberapa titik pengungsian makin hari kian bertambah.

"Hingga pagi ini jumlah pengungsi di shelter pengungsi desa (Dayeuhkolot) berjumlah 36 KK dan 129 jiwa. Padahal semalam masih 29 KK artinya ada tambahan 7 KK tadi pagi,"katqnya.

Selain di shelter pengungsian desa, pengungsi dari Desa/Kecamatan Dayeuhkolot juga tersebar di masjid-masjid dan kantor RW.

Di antaranya di Masjid Al Mustofa Bolero, Masjid Ash Sofia, Masjid Baitulhaq, Masjid Argawinata dan Kantor RW 02.

"Kantor desa juga terendam semalam tapi pagi ini sudah mulai surut. Beberapa sekolah seperti SDN Bojong Asih 1 dan 2 serta SDN Bolero 1 dan 2 juga terendam," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved