Dispora Garut Sebut Duit Kirab Obor Sudah Habis tapi Polisi Merasa Tak Pernah Pakai Duit Itu
Anggaran kirab obor Asian Games 2018 yang dilaksanakan pada bulan Agustus berasal dari Biaya Tak Terduga (BTT)
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Anggaran kirab obor Asian Games 2018 yang dilaksanakan pada bulan Agustus berasal dari Biaya Tak Terduga (BTT) yang dikeluarkan Pemkab Garut. Total dana sebesar Rp 400 juta yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut malah tak jelas peruntukannya.
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan semua tenda yang didirikan dan pelaksanaan acara kirab obor tak menggunakan dana yang disediakan Pemkab Garut melalui Dispora. Padahal Pemkab telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 400 juta.
"Sampai sekarang tidak tahu kemana dana itu. Dispora sebut sudah habis. Tapi dipakai apa, kami juga tidak paham," kata Budi, Minggu (11/11/2018).
• Diguyur Hujan Deras Selama 2 Jam, Kota Cimahi Dikepung Banjir
Bupati Garut, Rudy Gunawan menyebut anggaran kirab obor berasal dari BTT. Penggunaan BTT itu karena pelaksanaan kirab obor tak diagendakan sebelumnya.
Mario Gomez Ajak Penggawa Persib Bandung Bangkit, Ada 12 Poin yang Wajib Diraih https://t.co/CtmUkuiDWP via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 11, 2018
"Itu kan program nasional. Jadi tidak dianggarkan. Makanya kami pakai BTT," kata Rudy beberapa waktu lalu.
BTT tersebut tidak hanya digunakan untuk bencana alam saja. Namun dapat dimanfaatkan oleh kegiatan nasional yang bersifat mendesak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapolres-garut-akbp-budi-satria-wiguna_20180105_114327.jpg)