Wisata Bandung

Indahnya Air Terjun dan Tebing di Objek Wisata Curug Batu Templek, Lokasinya Dekat dari Kota Bandung

Curug Batu Templek terkenal keindahan tebing batu yang memanjang dan tampak seperti bersusun, dari celah batunya di atas tebing mengalir air terjun

Indahnya Air Terjun dan Tebing di Objek Wisata Curug Batu Templek, Lokasinya Dekat dari Kota Bandung
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Objek wisata air terjun Curug Batu Templek yang berlokasi di Kampung Cisanggarung, RT 1/11 Keluruhan Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/11/2018). 

Satu di antara pengunjung asal Cianjur, Tio (30) mengatakan pemandangan objek Wisata Batu Templek sangat indah, ia datang ke sini direkomendasikan temannya karena lokasinya tidak jauh dari Kota Bandung.

"Wisatanya bagus dan keren, saya tahu dari temen yang merekomendasikan kesini soalnya nggak jauh dari pertigaan Pasir Impun, Kota Bandung," ujarnya, Sabtu (10/11/2018).

Meskipun pemandangan indahnya, menurut Tio, pengelolaanya harus ditingkatkan terutama untuk masalah keamanan.

"Inikan tadinya natural, bekas pertambangan batu, tingkat pengamanannya bahaya juga ya, kalau kami naik ke sana khawatir ada bongkahan batu yang jatuh," ujarnya.

 Tempat wisata Curug Batu Templek kini sudah dilengkapi dengan toilet dan mushola serta lapangan parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Objek wisata air terjun Curug Batu Templek yang berlokasi di Kampung Cisanggarung, RT 1/11 Keluruhan Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/11/2018).
Objek wisata air terjun Curug Batu Templek yang berlokasi di Kampung Cisanggarung, RT 1/11 Keluruhan Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/11/2018). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Sejarah Curug Batu Templek

Sepintas anda pasti menganggap air terjun ini buatan, bentuk batu yang menjulang tinggi itu seperti diukir atau dipahat oleh manusia.

Ya memang benar, Pengelola objek wisata Air Terjun Curug Batu Templek, Herni (52) mengatakan batu tebing ini memang dulunya bekas pertambangan batu.

"Memang benar dulu ini bekas pertambangan batu, ibu ga jelas tahu ya tapi sekitar 1960, hampir 50 tahunan,"ujarnya

Herni dan Suaminya bernama Ujang Sahla (59) ini menemukan tempat ini dan dijadikan objek wisata sudah enam tahun lalu.

Halaman
123
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved