Tanamkan Bela Negara, Eddy Soeparno Ajak Pemuda untuk Melawan Hoaks

Berita bohong atau yang lebih dikenal berita hoaks merupakan salah satu upaya untuk memecah belah bangsa dan negara.

ist
Calon anggota DPR RI PAN dapil Jawa Barat III yang juga Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno saat berdialog bersama warga di Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sekretaris Jenderal (Sekjen) sekaligus Calon Anggota DPR RI Dapil Jabar III Nomor Urut 1 dari PAN, Eddy Soeparno meminta seluruh pemuda untuk melawan berita hoaks.

Menurutnya, melawan hoaks merupakan salah satu upaya bela negara.

Berita bohong atau yang lebih dikenal berita hoaks merupakan salah satu upaya untuk memecah belah bangsa dan negara.

"Berita hoaks itu sangat berbahaya sekali, berpotensi untuk memecah belah masyarakat, bangsa maupun negara. Sudah semestinya kita sebagai pemuda harus melawan berita hoaks sebagai bentuk bela negara," kata Eddy Soeparno, Rabu (07/11/2018).

Eddy melanjutkan, di tahun-tahun politik seperti sekarang akan marak berita hoaks dengan maksud untuk menjatuhkan lawan politiknya.

Untuk itu, Eddy meminta sebelum menerima informasi harus mencari tahu terlebih dahulu kebenaran dan sumber informasi tersebut.

"Sebagai seorang pemuda harus mampu membela negara, mulailah membela negara dengan cara yang paling sederhana seperti melawan hoaks. Terlebih di tahun-tahun politik seperti sekarang banyak berita hoaks disebarkan melalui media sosial. Jadi, carilah informasi di media-media cetak, elektronik dan televisi yang sudah dipastikan kebenarannya," lanjutnya.

Ia menambahkan, untuk melawan berita hoaks dapat dilakukan dengan cara tidak mempercayai berita tersebut, tidak menyebarluaskan di media sosial. Jika perlu melaporkan berita tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Jika menemukan berita yang tidak dipastikan kebenarannya jangan pernah mempercayai itu, apalagi menyebarluaskannya di kalangan masyarakat. Bila terus menyebar bisa dilaporkan pada pihak yang berwajib agar diproses secara hukum," tambahnya.

Untuk itu, Eddy mengajak pemuda untuk bela negara dengan cara melawan hoaks. Selain itu, ia juga mengajak muda-mudi menggunakan media sosial dengan bijak agar tak mudah diadu domba serta sebagai bentuk bela negara dari hal paling sederhana.

"Mari kita melawan hoaks sebagai bentuk bela negara yang paling sederhana. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar, jangan sampai kita mudah di adu domba oleh berita yang belum pasti kebenarannya. Serta, gunakan sosial media secara bijak," pungkasnya.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved