Yuliani Dwi Lestari, Dosen ITB Raih Penghargaan di Bidang Sosial Humaniora 2018
Yuliani Dwi Lestari mengatakan ada dua kategori untuk dosen dalam lomba itu, kategori Sosial Humaniora dan kategori Sains Teknologi
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknik Bandung (ITB), Yuliani Dwi Lestari, meraih penghargaan sebagai dosen berprestasi untuk kategori Sosial Humaniora.
Yuliani Dwi Lestari meraih penghargaan itu dalam lomba pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan berprestasi tingkat nasional yang digelar Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti, Kemenristekdikti tahun 2018, di Hotel Harris Vertu Jakarta.
Yuliani Dwi Lestari mengatakan ada dua kategori untuk dosen dalam lomba itu, kategori Sosial Humaniora dan kategori Sains Teknologi, diikuti lebih dari 250 peserta dari universitas negeri dan swasta.
"Kampus ITB mengirimkan satu perwakilan untuk kategori Sosial Humaniora itu saya sendiri, dan kategori sains dan teknologi itu ada. Lomba ini diikuti dari universitas negeri dan swasta. Total peserta sekitar 250 lebih, sementara ada kategori lainnya untuk untuk tenaga pendidikan," ujar Yuliani Dwi Lestari saat ditemui Tribun Jabar di Kampus Sekolah Bisnis Manajemen ITB, Kota Bandung, Selasa (6/11/2018).
Yuliani menjelaskan, dalam proses yang dilalui sehingga mendapatkan penghargaan tidaklah mudah. Pertama-tama, ia harus melewati seleksi internal di fakultas atau sekolah terlebih dahulu kemudian seleksi pada level universitas.
• Gadaikan 32 Unit Mobil Rental, ZA Diamankan Polres Purwakarta di Sebuah Hotel di Bandung
• Penampakan Kamar Hotel Mariah Carey di Yogyakarta, Paling Mewah dan Luasnya Bak Lapangan Sepak Bola
Setelah melalui seleksi tingkat universitas, didapatkan satu orang dosen dari masing-masing bidang (Sosial Humaniora dan Sains Teknologi) untuk mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta.
Ia menambahkan ada delapan kategori yang diperlombakan yakni, academic leader, dosen berprestasi bidang sains dan teknologi, dosen berprestasi bidang sosial humaniora, pranata laboratorium pendidikan berprestasi, pustakawan berprestasi, pengelola keuangan berprestasi, tenaga administrasi akademik berprestasi, dan arsiparis berprestasi.
Yuliani Dwi Lestari menjelaskan, semasa karantina, peserta dinilai juri ada dua kategori, portopolio lima tahun terakhir dan menyiapkan karya tulis.
"Selama karantina di sana harus menyiapkan karya tulis, ya saya angkat dan basis saya di SBM ITB Teknologi Baseb startup, untuk judul karya tulisnya Lean Sustainable Operations Towards Competitive Tech-Based Startup, dan itu yang menghantarkan saya mendapat gelar dosen berprestasi bidang Sosial Humaniora Tahun 2018," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yuliani-dwi-lestari_20181106_204017.jpg)