Uu Ruzhanul Ulum: Program yang Kami Buat Harus Nyambung dengan Program di Kabupaten-Kota

Kolaborasi dan koordinasi menjadi kunci utama pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat.

Uu Ruzhanul Ulum: Program yang Kami Buat Harus Nyambung dengan Program di Kabupaten-Kota
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum membuka Rakor TKPK di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/11/18). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kolaborasi dan koordinasi menjadi kunci utama pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat.

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, persentase kemiskinannya memang rendah namun dari sisi jumlah, penduduk miskin di Jawa Barat terbilang banyak.

Wakil gubernur Jawa Barat, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya upaya bersama atau kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten kota di Jabar.

"Perlu ada sinkronisasi program antara program penanggulangan kemiskinan di provinsi dan kabupaten kota. Kami programnya kolaboratif, kebersamaan, sehingga program-program kami itu harus nyambung dengan program yang ada di kabupaten-kota. Maka kolaborasi ini yang kami butuhkan," ujar Uu usai membuka Rakor TKPK di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/11/18).

Dalam rakor yang dihadiri para wakil bupati dan wakil walikota di Jawa Barat ini, diharapkan ada solusi untuk menanggulangi kemiskinan di daerah dengan menarik kesamaan kasus dan penanganannya.

Uu juga menekankan untuk menanggulangi kemiskinan di daerah, terutama di desa dan kelurahan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

Pertama, aksesibilitas jalan atau infrastruktur bagi masyarakat terutama terkait kegiatan ekonomi masyarakat. Kedua, masalah irigasi untuk pertanian, dan ketiga, pengembangan UKM oleh pemerintah kabupaten kota.

"Programnya, kami ingin membangun sarana dan prasarana bagi masyarakat di desa, dengab program Gerbang Desa yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur. Mereka tertinggal karena tidak ada akses. Juga mereka butuh air bersih dan irigasi, maka irigasi, listrik, dan internet masuk desa atau digitalisasi desa," katanya.

Program satu desa satu perusahaan, satu pesantren satu perusahaan, dan kredit keuangan yang dapat diakses melalui masjid, kata Uu, merupakan program andalan dirinya dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved