Kasus Haringga Sirla- Terdakwa Usap Air Mata Setelah Sidang, Pengacara Minta Seorang Dibebaskan

Ada lima terdakwa kasus pengeroyokan Haringga Sirla yang mengikuti persidangan hari ini.

Kasus Haringga Sirla- Terdakwa Usap Air Mata Setelah Sidang, Pengacara Minta Seorang Dibebaskan
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Suasana di ruang persidangan khusus anak Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Bandung saat sidang lanjutan kasus pengeroyokan Haringga Sirla, Senin (05/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sidang kasus pengeroyokan hingga tewas terhadap Haringga Sirla sudah memasuki tahapan pembacaan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Kelas I Bandung, Senin (5/11/2018).

Ada lima terdakwa kasus pengeroyokan Haringga Sirla yang mengikuti persidangan hari ini.

Pengacara para terdakwa, Dadang Sukmawijaya, meminta agar empat orang anak yang ikut menjadi terdakwa dalam kasus itu dihukum dengan syarat mengikuti pembinaan agama yang didampingi oleh orangtua dan DKM Masjid serta kembali bisa bersekolah.

Tiga dari empat anak yang jadi terdakwa kasus Haringga Sirla itu masih berstatus pelajar dan satu lagi tak bersekolah.

Karena itu, pihak pengacara meminta agar mereka dihukum mengikuti pelatihan kerja di Panti Sosial Rehabilitasi Anak Berhadapan Hukum (PSRABH) milik Kemeterian Sosial RI di Cileungsi, Bogor.

Dituntut 8 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar

Hati-hati! Modus Stiker Gratis WhatsApp, Begini Cara Benar untuk Mendapatkannya

"Sementara terdakwa NJ, dalam nota pembelaan diminta agar bebas karena tidak terbukti melakukan pengeroyokan berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan pelaku," kata Dadang Sukmawijaya di PN Bandung, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, keempat terdakwa yang masih di bawah umur mengakui kesalahan mereka sehingga pihak pengacara meminta agar anak bisa kembali sekolah dan mengikuti pelatihan kerja.

Keluar dari ruang persidangan khusus anak PN Klas I Bandung, kelima terdakwa itu dirangkul keluarga masing-masing sembari berjalan menuju mobil tahanan.

Terlihat beberapa dari terdakwa mengusap air mata sembari berjalan menuju mobil.

Dadang berharap, pada sidang putusan yang rencananya digelar pada Selasa (6/11/2018), majelis hakim bisa menerima permohonannya yang dituangkan dalam pembelaan.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved