Perwakilan Lintas Agama di FKUB Karawang Gelar Doa Bersama untuk Para Korban Lion Air JT 610

Para tokoh dari seluruh agama yang tergabung di FKUB Karawang memanjatkan doa sesuai kepercayaannya masing-masing secara bergiliran.

Perwakilan Lintas Agama di FKUB Karawang Gelar Doa Bersama untuk Para Korban Lion Air JT 610
Tribun Jabar/ Haryanto
Saat FKUB Karawang menggelar doa bersama di sisi pantai Tanjung Pakis, Karawang untuk para korban, Sabtu (3/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Mendoakan para korban dan proses evakuasi jatuhnya pesawat Lion Air agar lancar dan cepat selesai, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karawang gelar doa bersama di sisi pantai Tanjung Pakis, Karawang.

Para tokoh dari seluruh agama yang tergabung di FKUB Karawang memanjatkan doa sesuai kepercayaannya masing-masing secara bergiliran.

Meski suasana yang terik dan angin yang cukup kencang, tiap pemuka agama mulai dari Agama Islam hingga Konghucu secara khusyuk berdoa.


Ketua FKUB Karawang, Tajuddin Noor, mengatakan kegiatan doa bersama seluruh agama ini ditujukan bagi para korban dan keluarganya.

"Kegiatan ini menunjukkan FKUB di Karawang ini prihatin dan berempati terhadap korban dan keluarganya," kata dia usai menggelar doa bersama, Sabtu (3/11/2018).

Selain bagi para korban dan keluarganya, kedatangan rombongan FKUB Karawang ke Posko Bantuan Tanjung Pakis ini untuk memberikan dukungan moral.

Dukungan tersebut diberikan untuk seluruh petugas yang tergabung dalam operasi pencarian korban dan pesawat Lion Air.

Pada kesempatan ini juga Tajuddin menghaturkan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Persib Bandung Kontra Bhayangkara FC Tinggal Beberapa Jam Lagi, Hujan Deras di Stadion PTIK

"Kami dari FKUB hanya berserah diri kepada yang maha kuasa, bahwa segala sesuatu tidak bisa lepas dari kehendaknya," ucapnya.

Ia pun menjelaskan kenapa pihaknya baru melakukan kegiatannya ini pada hari keenam pencarian korban pesawat Boeing 737 MAX 8.

Menurutnya, pada akhir pekan ini adalah waktu yang tepat untuk mendoakan. Selain itu kedatangannya diharapkan tidak akan terlalu mengganggu aktivitas petugas dalam pencarian.

"Karena kami memberikan waktu dulu kepada petugas agar melakukan evakuasi dan tugasnya secara maksimal," ujar Tajuddin.

Sebar Hoaks Penculikan Anak di Sukabumi, Netizen Ini Diciduk Polisi, Diancam 10 Tahun Penjara

Pengakuan Saddil Ramdani Setelah Diperiksa Polisi dan Jadi Tersangka

Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved