Ini yang Dilakukan Warga Setempat Ketika Volume Air Sungai Citarik Bandung Meningkat

Guna memenuhi kebutuhan sehari - hari, sejak dua hari terakhir ini, Adang turun ke Sungai Citarik yang berada di kampung tersebut, untuk nyirip.

Ini yang Dilakukan Warga Setempat Ketika Volume Air Sungai Citarik Bandung Meningkat
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Adang (67), Warga Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, memanfaatkan peningkatan volume air Sungai Citarik untuk aktivitas mencari ikan, lantaran sawah tempat ia bekerja tidak produktif untuk sementara, Kamis (1/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Adang (67), Warga Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, memanfaatkan peningkatan volume air Sungai Citarik untuk aktivitas mencari ikan, lantaran sawah tempat ia bekerja tidak produktif untuk sementara.

Adang yang sehari - hari bekerja, sebagai buruh tani ini, untuk sementara waktu tidak mampu beraktivitas di lahan pertanian, karena baru memasuki masa panen.

Guna memenuhi kebutuhan sehari - hari, sejak dua hari terakhir ini, Adang turun ke Sungai Citarik yang berada di kampung tersebut, untuk melakukan aktivitas nyirip atau menjaring ikan menggunakan jaring berkerangka bambu, lalu ditarik menggunakan seutas tali.

Volume Air Sungai Citarik Meningkat, Warga Memanfaatkannya untuk Nyirip Ikan

Aktivitas nyirip, hanya akan dilakukan oleh warga saat volume air mengalami peningkatan, karena sawah tempat ia bercocok tanam, belum bisa dilakukan penanaman.

"Kalau tidak begitu, saya mau makan apa, ya sudah nyirip saja. Lumayan," kata Adang saat tengah nyirip ikan di Sungai Citarik, Kecamatan Solokan Jeruk, Kamis (1/11/2018).

Kegiatan nyirip ikan ini, biasa dilakukan oleh warga sekitar dari pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB dan mampu mendapatkan belasan kilogram ikan berbagai spesies.

Beberapa jenis ikan yang bisa didapatkan oleh warga dalam aktivitas nyirip ini, di antaranya, ikan emas, mujair, lele, gabus, sapu, sepat, dan paray.

Sempat Menghitam dan Berbusa, Volume Air Sungai Citarik Bandung Hari Ini Terlihat Meningkat

Hasil tangkapan tersebut, kata Adang, biasanya dijual kepada warga yang membutuhkan seharga Rp 5 ribu percangkir atau per 10 ekor ikan.

"Bisa dapat 10 cangkir setiap harinya, kalau ada sisa, dibawa ke rumah buat makan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved