Breaking News:

TKW Majalengka Dieksekusi Mati

Pertemuan Terakhir Ibunda dengan Tuti Tursilawati yang Sangat Berkesan: Dibawakan Opak dan Reinggang

Iti menceritakan, pertemuan pada Mei 2018 lalu merupakan pertemuan berkesan bagi dirinya.

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Foto Tuti Tursilawati (kanan) bersama ibundanya, Iti Sarniti (kiri) yang terpajang di rumahnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Selasa (30/10/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kabar eksekusi mati TKI Tuti Tursilawati sangat mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali Pemerintah Indonesia dan para aktivis buruh migran.

Lewat unggahan Twitter Migrant Care, diketahui Tuti dieksekusi mati Pemerintah Arab Saudi pada Senin (29/10/20/18) kemarin.

Sayang, Pemerintah Indonesia tidak mendapat pemberitahuan secara resmi soal eksekusi mati terhadap Tuti di Kota Tha'if ini.

Anis Hidayah yang merupakan aktivis Migrant Care pun mengungkapkan rasa duka citanya saat mendengar Tuti dieksekusi mati.

Anis membagikan kisahnya saat bertemu Ibunda Tuti, Iti Sarniti, di Majalengka pada awal September 2018 lalu.

Kisah ini dibagikan Anis lewat media sosial Facebook.

Dalam pertemuannya tersebut, Anis mendengar kisah Iti saat bertemu Tuti Tursilawati pada Mei 2018 lalu.

Kunjungan Mei 2018 lalu merupakan kunjungan ketiga Iti.

Sebelumnya ia sempat bertemu sang putri pada 2010 dan 2012 lalu.

Iti menceritakan, pertemuan pada Mei 2018 lalu merupakan pertemuan berkesan bagi dirinya.

Iti mengungkapkan saat itu ia bisa bertemu dan berbincang bersama Tuti selama 1,5 jam.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved