Breaking News:

Beredar Laporan Intelijen Inggris M16 Tahu Soal Rencana Pembunuhan Jamal Khashoggi

Sebuah laporan beredar yang menyatakan intelijen Inggris telah mengetahui plot pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Editor: Dedy Herdiana
montase foto Tribunnews (Sumber Foto : Steve Gonzales/Houston Chronicle, Reuters)
Jamal Khashoggi, hilang misterius di Gedung Konsulat Arab Saudi di Turki. Jamal Khashoggi disebut dibunuh oleh bodyguard Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Menurut New York Times, lingkaran merah menunjukkan pembunuh Jamal Khashoggi. 

TRIBUNJABAR.ID, LONDON - Sebuah laporan beredar yang menyatakan intelijen Inggris telah mengetahui plot pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Kabar tersebut dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, berhembus dari salah seorang sumber intelijen kepada Daily Express via Hurriyet Senin (29/10/2018).

Dari kabar yang dicegat, mereka mengetahui perintah untuk menangkap Khashoggi dan membawanya kembali ke Saudi datang dari "lingkaran anggota kerajaan".

Intelijen Inggris memperoleh kabar tersebut pada pekan pertama September, atau tiga pekan sebelum Khashoggi masuk ke gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober lalu.

Sumber tersebut menuturkan, meski terdapat perintah membawa Khashoggi kembali, mereka juga membuka pintu "tindakan lain" jika si jurnalis membuat masalah.

Bali United Targetkan Raih Poin Saat Menghadapi Persib di Stadion Batakan

Nelayan Turut Membantu Pencarian Reruntuhan Pesawat Lion Air, 30 Penyelam Siap Terjun

Satu Jenazah Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Lion Air JT-610, Proses Identifikasi Masih Dilakukan

Pejabat anonim itu mengaku tidak bisa memastikan apakah Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman yang memberi perintah tersebut.

1 Oktober, intelijen makin yakin akan adanya plot tersebut setelah terdapat anggota Ri'?sat Al-Istikhb?r?t Al-‘?mah (intelijen Saudi) ke Istanbul.

Karena itu, MI6 mencoba menghubungi Riyadh dan membujuk mereka untuk membatalkan misi tersebut.

Namun, peringatan itu tak digubris.

Daily Express sempat menanyakan mengapa Inggris tak memperingatkan anggota aliansi intelijen Five Eye, termasuk di dalamnya Amerika Serikat (AS).

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved