Breaking News:

Jika Terjadi Gempa, Potensi Likuefaksi di Bandung Sangat Kecil

Jika Bandung dilanda gempa, potensi terjadinya likuefaksi sangat kecil. Berikut penjelasan geolog Ir Awang Harun Satyana.

Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Ir Awang Harun Satyana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Geolog yang juga tenaga ahli SKK Migas, Ir Awang Harun Satyana, mengatakan potensi likuefikasi di Bandung sangat kecil.

"Likuefikasi bisa saja terjadi, tapi lokal dan hanya muncul genangan air saja," ujar Awang saat ditemui Tribun Jabar di Auditorium Museum Geologi Bandung, Sabtu (27/10/2018).

Awang menambahkan, jika dikaitkan dengan likuefikasi di Palu perlu ditinjau terlebih dulu penyebab terjadinya likuefikasi tersebut jika terjadi di Bandung.

Menurutnya ada beberapa faktor penyebab terjadinya likuefikasi.

Pertama endapan muda. Endapan muda ini bisa ditemukan di kedalaman 20 meter, dengan tekstur tanah dominan pasir lepas.

Kedua, tanah tidak terkonsiladasi belum padat.

Ketiga terdapat kejenuhan air, semisal bekas resapan sungai ataupun danau.

Keempat faktor lainnya yaitu adanya sesar dan aktivitas yang menggoncangkan.

Awang mengatakan, meski terjadi likuefikasi tapi tidak semasif seperti di Palu.

Halaman
12
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved