Tertibkan Alat Peraga Kampanye, Bawaslu Kota Tasikmalaya Copot Stiker Caleg di Mobil Angkot

Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya melakukan penertiban alat peraga kampanye yang menempel di angkutan umum.

Tertibkan Alat Peraga Kampanye, Bawaslu Kota Tasikmalaya Copot Stiker Caleg di Mobil Angkot
Tribun Jabar/Isep Heri
Petugas Badan Pengawas Pemilu Kota Tasikmalaya saat melakukan penertiban alat peraga kampanye yang menempel di angkutan umum, Rabu (24/10/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya melakukan penertiban alat peraga kampanye yang menempel di angkutan umum, Rabu (24/10/2018) siang.

Penertiban dilakukan di beberapa titik, yakni di Tugu Adipura, Terminal Pancasila, Jalan Veteran, dan Cihideung Balong.

Petugas dari Bawaslu juga didampingi petugas dinas perhubungan dan polisi lalu lintas.

Petugas terlihat mencopot satu per satu alat peraga kampanye yang menunjukan foto dan pesan beberapa calon legislatif yang tertempel di belakang mobil angkutan kota.

Taman Air Mancur Kota Tasikmalaya Kini Disesaki PKL, Padahal Baru Diresmikan Pekan Lalu

Menurut ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Ijang Jamaludin, terdapat 58 alat peraga kampanye yang terinvertarisir menempel di mobil angkutan kota di Kota Tasikmalaya.

"Seluruh panitia pengawas kecamatan didampingi personel dinas perhubungan delapan orang dan polisi lalu lintas tiga orang. Menertibkan 54 yang sudah, hasil inventarisir 58. Masih kurang empat, paling banyak di angkutan umum 03-04 atas nama calon legislatif H Murjani (Gerindra) dan Anne Yulianti (Nasdem)," jelas Ijang saat ditemui setelahpenertiban.

Ijang menjelaskan, penertiban dilakukan berdasarkan PKPU 23 Tahun 2018 tentang kampanye pemilu.

"Bahwa sesuai pasal 51 ayat 2 huruf d PKPU 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu bahwa branding hanya diperbolehkan untuk mobil pribadi dan mobil milik pengurus parpol, jadi pemasangan branding di angkutan umum dilarang," jelasnya.

Pagi Hari Tasikmalaya Terpantau Cerah Berawan, Bagaimana dengan Siang Hingga Malam Harinya?

Selain di angkutan umum, ujar Ijang, alat peraga kampanye di luar jalan protokol dan alat peraga kampanye di jalur lingkungan juga akan terus diinventarisir dan ditertibkan.

Penyediaan alat peraga kampanye, lanjutnya, telah disediakan KPU.

"Untuk tiap parpol itu 16 spanduk , 10 baliho, disamping difasilitasi kpu, parpol bisa menambah baliho lima buah per kelurahan per partai, spanduk 10 buah per kelurahan per partai, billboard  dua buah per kota per partai," tuturnya.

Menurutnya, para tim kampanye diharapkan menggunakan ruang yang telah ditetapkan sesuai aturan lantaran telah disediakan ruang untuk mensosialisasikan pesan.

Mengintip Lapangan Desa di Tasikmalaya yang Viral Berstandar FIFA [VIDEO]

Sementara itu, komisioner Bawaslu Kota Tasikmalaya, Rino Sundawa Putra mengatakan telah melakukan sosialisasi kepada setiap tim calon legislatif melalui LO mengenai regulasi alat peraga kampanye.

"Kami sudah sosialisasi lewat rakor KPU juga sama mengundang LO parpol, terkait regulasi. Bahkan ada parpol keluhkan belum sosialisasi dari LO-nya. Bahkan, sampai bertanya apakah sudah mulai kampanye boleh pasang APK. Kemungkinan LO yang diutus tidak menyampaikan kembali ke para calegnya," ujarnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved