Menteri Agama: Rumah Ibadah Jangan Digunakan untuk Menyebarkan Hoaks

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, meminta rumah ibadah jangan sampai digunakan untuk menyebar berita hoaks.

Menteri Agama: Rumah Ibadah Jangan Digunakan untuk Menyebarkan Hoaks
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, meminta rumah ibadah jangan sampai digunakan untuk menyebar berita hoaks.

Hal itu dilakukan untuk menyikapi kabar berita bohong yang sering kali beredar di masyarakat.

Menurut dia, rumah ibadah sudah seharusnya digunakan untuk menebar cinta kasih.

Pembawa Bendera yang Dibakar di Hari Santri Nasional di Garut Masih Dicari Polisi

"Jadi bukan malah sebaliknya, semua pihak juga harus menjaga rumah ibadah sepenuh cinta," kata Lukman Hakim Syaifuddin saat ditemui usai menghadiri penutupan Festival Tajug di Alun-alun Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (22/10/2018).

Dia mengatakan, rumah ibadah sebaiknya merupakan tempat untuk menebar pesan perdamaian.

Karenanya, sangat tidak pantas jika rumah ibadah dijadikan tempat menyebar berita yang memicu gejolak di masyarakat.

MUI Kabupaten Garut Belum Tahu Bendera Apa yang Dibakar di Peringatan Hari Santri Nasional di Garut

"Apalagi kabar tidak benar (hoaks), itu sangat tidak dibenarkan," ujar Lukman Hakim Syaifuddin.

Lukman berharap agar rumah ibadah betul-betul tidak digunakan untuk menyampaikan berita bohong atau hoaks, fitnah, caci maki, maupun ujaran kebencian.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga tampak mengenakan baju putih, sarung, dan peci hitam.

KH Maruf Amin Sebut Semangat Hari Santri Harus Jadi Semangat Menjaga Keutuhan NKRI

Festival Tajug sendiri merupakan kegiatan yang digagas PBNU yang bekerja sama dengan Keraton Kasepuhan Cirebon.

Kegiatan itu digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional 2018.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved