Lukman Hakim Yakin UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Secepatnya Disahkan

Disahkannya UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan membuat masyarakat tidak akan kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang religius.

Lukman Hakim Yakin UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Secepatnya Disahkan
Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin (kanan), saat menghadiri penutupan Festival Tajug di Alun-alun Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Belum lama ini, DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Pemerintah Pusat tampaknya bakal memprioritaskan pengkajian RUU itu agar secepatnya disahkan menjadi UU.

"Kami yakin aturan ini bisa secepatnya disahkan jadi UU, karena prinsip DPR RI dan Pemerintah Pusat sudah sama," kata Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, saat ditemui usai menghadiri penutupan Festival Tajug di Alun-alun Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (22/10/2018).


Menurut Lukman, RUU itu merupakan prioritas utama untuk dikaji dan sesegera mungkin membuat persandingannya.

Ia mengatakan, langkah selanjutnya ialah menyerahkan peraturan persandibgan RUU itu ke DPR agar secepatnya dibahas bersama.

Agar penetapan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi UU tidak memakan waktu lama.

Memaksa Istri Orang untuk Mau Berkencan dengannya, Dukun Ini Tewas Dibunuh

Lukman menegaskan Pemerintah Pusat telah berkomitmen agar RUU itu secepatnya disahkan menjadi UU.

"Pada UU itu nantinya bisa mengatur dan melindungi keberlangsungan pendidikan keagamaan di Indonesia," ujar Lukman Hakim Syaifuddin.

Ia mengatakan, disahkannya UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan membuat masyarakat tidak akan kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang religius.

Bahkan, menurut dia, UU itu juga mengatur tidak hanya eksistensi ponpes, tetapi termasuk lembaga pendidikan agama lainnya.

Hakim Tolak Praperadilan SP3 Polda Jabar yang Diajukan Sukmawati terkait Kasus Habib Rizieq

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved