Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Kawal Kasus Pembakaran Bendera, Massa Berencana Lakukan Longmarch

Massa yang tercecer lalu diminta salah seorang perwakilan berkumpul di lapangan Mapolres Garut.

Kawal Kasus Pembakaran Bendera, Massa Berencana Lakukan Longmarch
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Ketua MUI Garut, Sirodjul Munir (tengah) bersama Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf Asyraf Azis dan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman saat memberikan keterangan pers terkait insiden pembakaran bendera di Masjid Agung Limbangan, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah massa yang tak menerima pembakaran bendera akan menggelar unjuk rasa di Alun-alun Garut.

Aksi itu diungkapkan saat ratusan massa berkumpul di Mapolres Garut pada Selasa (23/10/2018) dini hari.

"Besok (hari ini) kami akan menggelar longmarch untuk mengawal kasus pembakaran bendera ini. Akan ada 1.000 orang lebih yang mengikuti aksi," ucap advokat muslim pembela kalimatullah, A Iqbal Taufik di Mapolres Garut.

Pada Senin malam hingga Selasa dini hari, ratusan massa dari berbagai organisasi mendatangi Mapolres Garut.

Mereka mengawal proses hukum terhadap pelaku pembakaran bendera.

Massa yang tercecer lalu diminta salah seorang perwakilan berkumpul di lapangan Mapolres Garut.

Sambil meneriakkan takbir, massa meminta aparat mengeluarkan sejumlah anggota ormas yang berada di Mapolres Garut.

Ketegangan yang sempat terjadi akhirnya bisa diredam setelah anggota ormas keluar dari Mapolres.

Ketua FUI Garut, Adin Samsudin Alanshori, mengaku tergerak untuk mengawal kasus pembakaran.

Ia berharap penegak hukum bisa bekerja secara profesional.

"Saya tersakiti melihat bendera dibakar. Saya harap proses hukum tak pandang bulu," katanya.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengaku kondisi keamanan dan ketertiban di Garut masih terjaga.

Sejumlah massa yang datang ke Mapolres hanya ingin menyampaikan aspirasi.

"Kondisi masih kondusif. Warga yang datang untuk kawal proses hukum saja," ujar Budi.(*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved