Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Ridwan Kamil Sarankan Pembakar Bendera di Garut Segera Meminta Maaf

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sangat menyesalkan pembakaran bendera yang tertera kalimat.... Sarankan Pembakar segera minta maaf

Ridwan Kamil Sarankan Pembakar Bendera di Garut Segera Meminta Maaf
istimewa
Ridwan Kamil saat mendatangi Wisata Terasering Panyaweuyan, Argapura Majalengka, Senin (19/3/2018) 

Sejumlah orang berteriak dan meminta bendera tersebut dibakar sampai habis.

Kemudian bendera bersamaan dengan ikat kepala berwarna hitam yang juga bertuliskan aksara arab itu pun dibakar.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, menyebut kasus pembakaran itu kini sedang ditangani.

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Ketua NU dan Banser Garut terkait aksi pembakaran bendera.

Ribuan Santri Buntet Ziarahi Makam KH Abbas Abdul Jamil, Pencetus Perlawanan Terhadap Sekutu

"Saya sedang berada di Limbangan. Sedang koordinasi dengan NU dan Banser," kata Budi saat dihubungi, Senin (22/10/2018).

Menurut Budi, maksud pembakaran bendera oleh oknum Banser itu untuk membakar atribut ormas HTI yang sudah dilarang pemerintah pusat.

"Saya imbau warga Garut untuk tetap tenang dan tidak resah. Kami sedang tangani kasus ini," ucapnya.

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved