Merasa Takut, Jamal Khashoggi Sempat Menolak Tawaran Putra Mahkota Saudi Sebelum Dibunuh

Spekulasi mengenai pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi kembali diungkapkan oleh Media Turki.

Merasa Takut, Jamal Khashoggi Sempat Menolak Tawaran Putra Mahkota Saudi Sebelum Dibunuh
www.aljazeera.com
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi 

TRIBUNJABAR.ID, ANKARA - Spekulasi mengenai pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi kembali diungkapkan oleh Media Turki.

Harian Yeni Safak memberitakan terdapat spekulasi bahwa Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) sempat menelepon Khashoggi sebelum dibunuh.

Dikutip news.com.au Senin (22/10/2018), para pelaku yang dilaporkan berjumlah 15 orang menangkap Khashoggi konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Rupiah Terkapar ke Level Rp 15.248 Per Dollar AS, Ada Imbas Hilangnya Jurnalis Jamal Kashoggi

Jurnalis 60 tahun itu menolak tawarannya.

Sebab, dia takut jika dia kembali ke ibu kota Saudi, dia bakal ditahan atau lebih buruk lagi, dibunuh.

Mendapat penolakan, MBS langsung menutup teleponnya.

"Tim segera melakukan tugasnya begitu Pangeran MBS menutup telepon," demikian ulasan Yeni Safak.

tribunjabar
instagram.com/tribunjabar

Kontributor The Washington Post itu dibawa ke sebuah ruangan.

Di sana, dia sempat menjalani penyiksaan sebelum mendapat suntikan penenang, dan tubuhnya dimutilasi dalam proses yang memakan waktu tujuh menit.

Penyelidik Turki kini memburu dua kendaraan konsulat Saudi yang dilaporkan telah menyebar ke luar pusat kota Istanbul.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved