Eksperimen Gagal Mario Gomez di Stadion I Wayan Dipta
Pada laga itu, Mario Gomez bermain tanpa striker. Hasilnya, Persib kalah telak 4-1, dari Persebaya.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez kembali membuat eksperimen saat timnya bentrok dengan Persebaya Surabaya, di Stadion I Wayan Dipta, Giayar, Sabtu (20/10).
Pada laga itu, Mario Gomez bermain tanpa striker. Hasilnya, Persib kalah telak 4-1, dari Persebaya.
Pelatih kebangsaan Argentina ini lebih memaksakan Febri Haryadi dan Ghozali Siregar untuk bermain di lini depan menjadi ujung tombak, ditopang Atep dan Supardi di sisi kini dan kanan sayap Maung Bandung.
Padahal, Maung Bandung masih memiliki Muhammad Wildan Ramdani, Muchlis Hadi Ning, Airlangga dan Mario Jardel sebagai pemain berposisi striker.
Pada laga itu, baik Febri maupun Ghozali bermain tidak maksimal, umpan-umpan yang diberikan Dedi Kusnandar dari lini tengah pun selalu kandas di kaki pemian belakang Persebaya.
Menurut mantan pemain Persib, Dadang Hidayat, jika saja Mario Gomez mau memasang salah satu striker, mungkin serangan Maung Bandung akan lebih efektif.
"Memang lebih bagus ada striker karena kalau saya lihat tadi, kiri dan kanan Persib lumayan ada proses, baik itu dari Ghozali, Febri, Supardi dan Atep ada bola crosing yang bagus untuk striker, mungkin kalau tadi dicoba salah satu striker, misalkan Muchlis Hadi Ning, ya mungkin kejadiannya akan lain," ujar Dadang, Sabtu (20/10).
Pada dua laga sebelumnya, kata Dadang, saat melawan Madura United dan Persipura, Mario Gomez memasang Muchlis di lini depan.
Hasilnya pun tak terlalu mengecewakan, meski kalah dari Madura United 2-1, setidaknya ada peluang yang mengancam gawang lawan.
"Saya melihat di dua pertandingan sebelumnya, pada pertandingan kali ini Persib ada penurunan. Saat melawan Madura United Persib kalah, tapi dari segi permainan ada peluang, lawan Persipura juga sama. Tapi di pertandingan ini praktis peluang cuma tadi gol Febri saja, selebihnya cuma bola lewat di muka gawang saja," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/febri-hariyadi_20181020_202939.jpg)