Alumnus Pesantren Sudah Diakui Legalitasnya, Wagub Uu Ucapkan Terima Kasih ke Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Alumnus Pesantren Sudah Diakui Legalitasnya, Wagub Uu Ucapkan Terima Kasih ke Presiden Jokowi
Tribun Jabar/ Yongky Yulius
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (20/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, kata Uu, Presiden Jokowi berjasa dalam membuat keputusan menjadikan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.


Keppres tersebut ditandatangani Jokowi pada Kamis (15/10/2015).

"Saya ucapkan terima kasih ke Pak Jokowi, tujuh presden tidak ada satupun yang membuat nama hari santri. Tapi pak Jokowi ada hari santri," ujar Uu yang nampak mengenakan kemeja putih di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (20/10/2018).

Uu mengatakan, ada satu hal yang paling terasa di dirinya ketika diakuinya santri di Indonesia.

Ribuan alumnus dari pesantren Miftahul Huda, akhirnya diakui legalitasnya.

"Yang paling terasa terhadap pribadi saya. Pesantren saya sudah mengeluarkan ribuan alumnus. Awalnya legalitasnya tidak diakui negara. Tapi dengan Pak Jokowi dengan program mua'dalah. Alumnus pondok pesantren saya diakui setara atau sejajar dengan S1," kata Uu yang nampak mengenakan kopiah hitam.

5 Fakta Kecurangan SPBU di Bandung, Manipulasi Lewat Alat hingga Karyawan Tak Tahu Apa-apa

Di Indonesia, lanjutnya, ada 13 pesantren yang sudah diakui legalitasnya hingga saat ini.

Kendati demikian, Uu berharap, pesantren lain, khususnya di Jabar juga bisa diakui lulusanya.

"Harapan kami, tolong pesantren lain juga diakui, di Jabar pun banyak," katanya.

Untuk diketahui, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo direncanakan bakal hadir pada Malam Puncak Hari Santri 2018 atau Santriversary yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu malam (21/10/2018).

Terkait Kenaikan Upah Buruh, Perusahaan Diimbau Harus Jalankan Aturan Pemerintah

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved