Ternyata Begini Cara Google Merekam Jalan hingga Gang Sempit di Pelosok Bandung Raya
Untuk merekam jalan hingga gang-gang sempit di kawasan Bandung Raya, Google Map atau Google Street View memanfaatkan platform
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk merekam jalan hingga gang-gang sempit di kawasan Bandung Raya, Google Map atau Google Street View memanfaatkan platform kamera bernama Trekker.
Alat Trekker ini memiliki 15 lensa kamera dengan sudut pandang yang berbeda-beda, memungkinkan kamera ini bisa menangkap tampilan gambar 360 derajat.
Menurut petugas Operator Google Trekker yang enggan disebutkan namanya, lensa ini dibuat oleh pihak Google-nya langsung, dan fungsi lensa ini menangkap semua gambar yang terekam jelas harus digunakan saat cuaca sedang cerah.
• Ini Bedanya Kecurangan SPBU di Jalan Kiaracondong dengan SPBU di Jalan Riau Bandung
"Alat Ini (Google Trekker) bisa digunakan saat cuaca cerah, harus ada bayangan, karena menangkap gambarnya harus jelas, kalau cuaca mendung tidak bisa digunakan," ujar Petugas Operator Trekker saat ditemui di Jalan Riau, Kota Bandung, Jumat (19/10/2018).
Selain itu, Trekker juga dilengkapi juga dengan alat Drytube, dengan bentuk mirip dengan suntikan yang isinya menyerupai batu kecil-kecil, dan fungsi menjaga kelembaban untuk 15 kamera tersebut.
Wanita Prostitusi Online yang Digerebek Bima Arya: Sehari Dikirim ke 5 Pria di Lokasi Berbeda https://t.co/k99snSoMeT via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 19, 2018
Kemudian, menurut petugas Operator tersebut, Trekker ini memiliki bobot kurang lebih 18 kg dan tingginya 1,2 meter. Trekker ini dilengkapi dengan dua baterai yang berada paling bawah alat tersebut. Untuk daya tahan kedua baterai tersebut paling tahan sekitar 8 jam.
Menurutnya, ketahanan baterai tersebut tergantung kondisi suhu dan lokasi, jika tempat yang dikunjungi dingin, daya baterai semakin berkurang.
Selanjutnya alat Trekker ini juga dipasangi hardisk SSD untuk merekam dan menyimpan data dari 15 lensa kamera yang merekam. SSD tersebut memiliki kapasitas 900 GB.
Alat Trekker yang mirip dengan bola sepak ini berdiameter 70 -80 cm dan memiliki dua versi, ransel serta skuter.
Versi ransel digunakan untuk melewati gang - gang kecil, sedangkan versi skuter untuk jalan besar dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Persib Bandung Dipanggil PSSI Terkait Banding, Sidang Pada 22 Oktober 2018 https://t.co/TDhI9KlU8N via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 19, 2018
Untuk versi skuter, alat Trekker ini menggunakan motor bernama Selis New Robin, Selis atau sepeda listrik hanya memiliki kecepatan kurang lebih 40 km/jam.
Sepeda listrik ini juga memiliki daya baterai untuk jarak tempuh kurang dari 50 km.
"Tapi gimana pemakaiannya, kalau di gas-nya boros, ini juga habisnya baru 15 km-an," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/google_20181019_141953.jpg)