Setiap Hari Guru dan Murid SDN Papakmanggu Dihantui Rasa Takut dalam Aktivitasnya Belajar Mengajar

Setiap hari, guru-guru dan murid kelas VI SDN Papakmanggu di RT 02/13 Kampung Papakmanggu, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung . .

Setiap Hari Guru dan Murid SDN Papakmanggu Dihantui Rasa Takut dalam Aktivitasnya Belajar Mengajar
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Suasana belajar mengajar di kelas VI SDN Papakmanggu di RT 02/13 Kampung Papakmanggu, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, yang kondisi kelasnya rusak, Jumat (19/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, PASIRJAMBU - Setiap hari, guru-guru dan murid kelas VI SDN Papakmanggu di RT 02/13 Kampung Papakmanggu, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung dihantui rasa takut.

Pasalnya atap ruang kelas yang mereka gunakan untuk belajar mengajar nyaris ambruk sehingga harus disangga oleh dua bilah bambu.

Sudah sekitar satu tahun ke 58 murid kelas VI A dan B ini terpkasa menempati ruang kelas rusak.

Sebelumnya ruangan tersebut merupakan dua kelas yang dipisah oleh sekat. Namun karena salah satu atap kelas di ruangan tersebut nyaris ambruk, maka murid kelas VI ini dijadikan satu oleh pihak sekolah.

Hari Ini, Persib Bandung Terancam Diturunkan PSM Makassar dari Puncak Klasemen Liga 1 2018

Mantan Lurah Warung Muncang Diduga Korupsi Rp 118 Juta, Baru 2 Bulan Jalan yang Dibangun Sudah Rusak

Miris, Seorang Kakek Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk Reyot di Area TPS Liar

"Iya pasti was-was apalagi jika sedang mengajar. Selain mengawasi banguanan juga harus mengawasi anak-anak, takut anak-anak main terus di kelas dan menabrak tiang terus ambruk," tutur Wali murid kelas VI Nurdin Kamal di lokasi tadi pagi.

Nurdin menjadi sering mengingatkan para guru dan murid-murid kelasnya untuk selalu waspada jika sewaktu-waktu atap kelas ambruk.

"Iya saya jadi lebih bawel untuk mengingatkan anak-anak dan para guru," katanya.

Ditambah memasuki musim penghujan nanti, selain banyak ruang kelas yang bocor para guru juga khawatir akan memperparah kondisi bangunan yang semakin lapuk. Wilayah tersebut juga termasuk wilayah rawan longsor.

"Iya harapan kami mah kepada pihak terkait (Disdik) agar segera diperbaiki saja. Karena kalau terlalu lama khawatir terjadi sesuatu (ambruk/kecelakaan)," katanya. (*)


Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved