Breaking News:

Gempa Donggala

Dimuntahkan Lumpur Petobo, Ramna Berhasil Selamatkan Keluarganya

Saat ia didesak ke atas oleh tanah dalam rekahan, ia sempat meraih cabang pohon yang tumbang di atasnya.

KOMPAS.com/ROSYID AZHAR
Ramna (33) warga Petobo Kota Palu sedang mencuci alat masak di pengungsian. Ia selamat dari bencana likuefaksi setelah dimuntahkan bumi. 

Lapar dan haus tidak dihiraukan, semua orang yang menolong keluarganya di sini merasakan yang sama.

Tidak ada bantuan dari manapun, Arifin dan masyarakat Petobo berjuang sendiri-sendiri untuk menyelamatkan keluarganya dari penderitaan yang memilukan ini.

“Semua lapar, termasuk ibu. Saya memberi makan jajanan anak yang berasal dari puing-puing warung yang ikut hanyut tidak jauh dari tempat ibu terjepit,” papar Arifin.

Baca: Likuefaksi Juga Mengancam Kota Bandung Gara-gara Patahan Lembang? Ini Syarat Terjadinya Likuefaksi

Menjadi pengungsi

Setelah berjuang lama, pada Sabtu sore ibunya bisa dibebaskan dari jepitan material rumah.

Ia membawanya ke tempat pengungsian.

Dengan tertatih-tatih, Arifin menggendong ibunya.

Perjuangan tak kenal lelah berbuah keberhasilan. 24 jam Harina meringkuk tak berdaya di puing-puing rumah bercampur lumpur di Petobo.

Ia nyaris putus asa, namun doa terus ia panjatkan agar bisa selamat dari bencana ini.

Ia bahkan telah membayangkan jika akhir hidupnya dalam kondisi seperti ini ia sudah menerima ikhlas, ia seperti menghadapi kematian di samping anak kandungnya yang tengah berusaha menyelamatkan.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved