Viral Area SPBU Dijadikan Lokasi Pesta Pernikahan, Ini Penjelasan Pertamina

Dalam foto tersebut, acara pernikahan itu digelar di tempat yang tak lazim, yaitu di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU.

Viral Area SPBU Dijadikan Lokasi Pesta Pernikahan, Ini Penjelasan Pertamina
Instagram: Mbah Kung, @ketoprak_jowo / Kompas.com
Beredar luas di media sosial tentang foto pernikahan di SPBU. 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah foto seremoni pernikahan beredar di media sosial. Menariknya, dalam foto tersebut, acara pernikahan itu digelar di tempat yang tak lazim, yaitu di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU.

Tentu saja hal tersebut langsung menuai polemik di kalangan warga.

Dilansir dari Kompas.com, dalam post yang diunggah akun Instagram Mbah Kung @ketoprak_jowo, terlihat tenda pernikahan berwarna putih lengkap dengan gerbang bunga yang cukup mewah bersanding dengan papan penanda SPBU yang berwarna merah.


Jalur masuk dan Jalur keluar pun dijadikan area pernihakan, selain itu, ada pula pengeras suara di diekat mesin pengisi bahan bakar.

Foto ini sendiri diunggah pada Senin (15/10/2018) dan sudah direspon 22.291 kali oleh netizen.

Dalam unggahannya, @ketoprak_jawa menuliskan "Kurang greget pie cubo?? (kurang greget bagaimana coba)" disertai emoticon tertawa.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan CSR Regional Kalimantan PT Pertamina (Persero), Yudi Nugraha, mengatakan, seremoni pernikahan tersebut dilakukan di Agen Premium Minyak Solar (APMS) di wilayah Kalimantan selatan.

Olah TKP Simpulkan Peluru Nyasar di Ruangan Anggota DPR Berasal dari Lapangan Tembak

"Acara seremoni pernikahan dilakukan pada 14 Oktober 2018. Kami mendapat informasi tersebut setelah acara selesai," ujar Yudi pada Selasa (16/10/2018).

Adapun pernikahan ini dilakukan di APMS Nomor 66.0311, Kecamatan Tapin Tengah, Kanupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Yudi mengatakan, APMS tersebut merupakan milik sebuah perusahaan.

Menurut Yudi, dalam menjalankan operasional lembaga penyaluran BBM yakni SPBU/APMS, Pertamina memiliki standar keamanan dalam kontrak kerja sama antara Pertamina dan mitra usaha.

Pemprov DKI Jakarta Ajukan Anggaran Miliaran untuk Pengelolaan Media Sosial

"Kontrak kerja sama harus dipatuhi oleh Pertamina dan mitra usaha tersebut guna menghindari hal-hal yang dapat merugikan kedua belah pihak maupun masyarakat sekitar lokasi lembaga penyalur," ujar Yudi.

Sementara, menurut Yudi, perusahaan yang mengelola APMS itu tidak memberikan pemberitahuan terkait pernikahan tersebut.

Yudi mengungkapkan, apabila kegiatan itu didahului dengan surat pemberitahuan, tentunya pihak Pertamina tidak akan mengizinkan atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Bicara Kualitas Timnas Indonesia, Ini yang Dikatakan Pelatih Timnas Hongkong Gary John White

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved