Gadai 51 Sepeda Motor Pinjaman, Duo Ibu Rumah Tangga Ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Dia mengaku baru melakukan penipuan dan penggelapan ini selama tiga bulan dengan barang bukti 51 unit motor berbagai merek.

Gadai 51 Sepeda Motor Pinjaman, Duo Ibu Rumah Tangga Ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Ilustrasi Penangkapan 

TRIBUNJABAR.ID - Dua ibu rumah tangga terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga terlibat penipuan dan penggelapan 51 sepeda motor.

Keduanya diduga menipu dengan modus menyewa lalu menggadaikan motor pinjaman tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolsek Ubud, Kompol I Made Raka Sugita, mengatakan , sudah ada empat orang yang melapor ke Polsek Ubud dengan dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan tersangka NMDP alias Ayik.


"Oleh tersangka motor sewaan itu kemudian digadaikan kepada NMA alias Ibu Celeng," kata Kapolsek Ubud tersebut di Ubud, Kabupaten Gianyar, Senin (15/10/2018).

Kedua perempuan tersebut adalah NMDP (30), warga Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, dan NMA, warga Semarapura, Kabupaten Klungkung.

"Tersangka NMDP melakukan sewa motor kepada perusahaan jasa penyewaan motor. Tersangka menyewa motor dengan menggunakan identitas asli. Motor sewaan itu kemudian digadaikan kepada Ibu Celeng di Klungkung," kata Sugita.

Oleh Ibu Celeng alias NMA, motor lalu dijual.

KPK Gelar OTT di Bekasi, Diduga Terkait Ijin Pembangunan Meikarta

Tersangka NMDP menggunakan identitas asli sehingga pihak kepolisian dengan mudah dapat menangkapnya.

Menurut pengakuan tersangka NMDP, motor sewaan digadaikan dengan harga antara Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per unit, tergantung kondisi motor.

Halaman
12
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved