Breaking News:

CPNS 2018

Pemkot Cimahi Akan Validasi Ulang Pelamar CPNS yang Dinyatakan Tidak Lolos Verifikasi Administrasi.

Validasi ulang dilakukan setelah adanya beberapa perubahan ketentuan dari pusat, di antaranya ketentuan akreditasi dan . . .

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
sscn.bkn.go.id
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi akan melakukan validasi ulang pelamar CPNS yang dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi.

Validasi ulang dilakukan setelah adanya beberapa perubahan ketentuan dari pusat, di antaranya ketentuan akreditasi dan persyaratan yang kurang diperbolehkan untuk menyusul.

Kepala BPKSDMD Kota Cimahi, Hardjono, mengatakan, pelamar CPNS yang sebelumnya dinyatakan gagal dalam tahapan administrasi kemungkinan masih bisa lolos.

"Namun hal itu tergantung hasil validasi yang kemungkinan akan dilakukan hingga batas akhir pendaftaran, yakni tanggal 15 Oktober 2018," ujarnya saat dihubungi, Minggu (14/10/2018).

Ubur-ubur Serbu Ancol ? Manajemen Pasang Papan Peringatan, Diprediksi Tidak Akan Berlangsung Lama

Ridwan Kamil Ajak ITB Turut Serta Membangun Jawa Barat, Ikuti Lomba Lari 10 Kilometer

Kabar Mantan Suami Suzanna, Clift Sangra Tak Mau Pajang Foto Suzanna di Rumah, Tak Enak Sama Istri

Harjono mengatakan, Minggu pagi, pendaftar CPNS di Kota Cimahi, mencapai 2.650 orang, namun dari jumlah tersebut yang dinyatakan tak lolos verifikasi administrasi mencapai 250 pelamar.

"Sehingga kita akan validasi kembali apakah mereka pada akhirnya memenuhi syarat atau tidak. Kemungkinan masih bisa lolos, menunggu hasil validasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Cimahi mendapatkan jatah sebanyak 240 CPNS tahun 2018 dari 250 CPNS yang diajukan Pemerintah Kota Cimahi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI.

Formasi dominan diisi untuk guru sebanyak 170 orang, guru Pendidikan Agama Islam 25 orang dan empat formasi khusus bagi Tenaga Honorer Kategori II dan 41 formasi diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan tenaga ahli.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved