2 Kali Jelajah Pusdik Armed, Komunitas Tjimahi Heritage Siap Beri Contoh Mengemas Wisata Militer
Komunitas Tjimahi Heritage atau Komunitas Pecinta Sejarah dan Bangunan Tua Cimahi untuk kedua kalinya menjelajah Pusdik Armed . . .
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Komunitas Tjimahi Heritage atau Komunitas Pecinta Sejarah dan Bangunan Tua Cimahi untuk kedua kalinya menjelajah Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Jalan Baros, Kota Cimahi, Minggu (14/10/2018).
Dalam kegiatan tersebut Komunitas Tjimahi Heritage didampangi Kapten Arm Eri Gunawan yang menjelaskan tentang sejarah salah satu tempat pendidikan militer yang ada di Kota Cimahi tersebut.
Satu persatu senjata dan kendaraan militer seperti meriam dan tank yang dipajang di Pusdik Armed ditunjukkan kepada para peserta jelajah oleh Kapten Arm Eri Gunawan.
• Persib Punya Catatan Manis saat Melawan Persipura dalam Empat Tahun Ini
• Eks Persib Bandung Lebih Awal Akhiri Liga 1 2018, Djadjang Nurdjaman: Situasi Ini Semakin Sulit
Ketua Komunitas Tjimahi Heritage, Machmud Mubarok mengatakan, kedua kalinya komunitas ini menjelajah ke Pusdik Armed karena berkaitan dengan rencana Pemerintah Kota Cimahi yang gencar akan mengadakan wisata militer.
"Jadi cikal bakal dari kegiatan ini ada kaitannya dengan rencana pemerintah itu, sehingga kita bisa menyiapkan atau memberikan semacam contoh agar wisata militer itu bisa dikemas dengan baik," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan, Minggu (14/10/2018).
Hal tersebut, kata Machmud, karena pihaknya memiliki banyak referensi terkait sejarah Kota Cimahi termasuk sejarah Pusdik Armed dari buku-buku dan catatan-catatan arsip bahasa Belanda.
"Nantinya kita bisa menceritakan sejarah itu kepada peserta. Saya kira ini bisa diadopsi oleh Pemkot ketika mereka melaunching wisata militer," katanya
Namun hingga saat ini, kata Machmud, belum ada kerja sama secara resmi antara Komunitas Tjimahi Heritage dengan Pemkot Cimahi untuk mengadakan wisata militer tersebut.
"Secara resmi belum ada (kerja sama), kami biasa independen dan tidak terikat dengan apapun. Tapi kalau misalkan diminta oleh Pemkot kami siap membantu," kata Machmud.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/komunitas-tjimahi-heritage-saat-menjelajah-ke-pusdik-armed-minggu-14102018_20181014_135823.jpg)